Logo Header Antaranews Sumsel

Peraih medali Olimpiade-Paralimpiade resmi terima bonus

Rabu, 2 November 2016 15:39 WIB
Image Print
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Antarasumsel.com/Grafis/Den)

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Peraih medali pada Olimpiade dan Paralimpiade 2016 di Rio de Janeiro Brazil secara resmi menerima bonus yang dijanjikan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Pemberian bonus tersebut diberikan langsung Menpora Imam Nahrawi kepada atlet maupun pelatih yang sukses mengharumkan nama bangsa di Gedung POPKI PP-PON Cibubur, Jakarta Timur, Rabu yang juga dihadiri perwakilan pengurus cabang olahraga.

Sesuai dengan janji dengan pemerintah. Peraih emas dalam hal ini Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir masing-masing berhak mendapatkan bonus Rp5 miliar. Peraih perak yaitu Eko Yuli dan Sri Wahyuni berhak mendapatkan bonus masing-masing Rp2 miliar dan peraih perunggu Paralimpiade yaitu Ni Nengah Widiasih berhak bonus Rp1 miliar.

Begitu juga pelatih. Richard Mainaky yang mengantarkan Tontowi/Liliyana meraih emas berhak mendapatkan bonus Rp2 miliar. Pelatih angkat besi yaitu Dirja Wijardja dan Supeni yang masing-masing Rp800 juta dan pelatih Ni Nengah, Toni Rusmanto sebesar Rp400 juta.

"Ini yang sudah lama ditunggu-tunggu. Seharusnya bonus cair pertengahan November. Tapi karena ada keseriusan dari semua pihak maka bonus bisa diberikan secara cepat," kata Menpora Imam Nahrawi saat memberikan bonus secara simbolis.

Orang nomor satu di Kemenpora ini juga mengapresiasi kinerja Deputi Bidang Pembudayaan yang telah bekerja sesuai tugas dan fungsinya, bahkan bonus yang diberikan tanpa potongan pajak. Hal tersebut juga merupakan sebuah terobosan.

"Bonus sekarang diberikan secara utuh. Ini adalah salah satu bentuk penghargaan dan apresiasi pemerintah atas prestasi atlet maupun pelatih yang sukses mengharumkan nama bangsa dikancah internasional," ujarnya, menambahkan.

Menteri kelahiran Bangkalan Madura itu saat memberikan sambutan juga sempat berkelar. "Saat ini bonus sudah diterima. Silahkan mau buat apa. Apa mau dibagi sama teman-teman olimpian atau dengan yang lain. Bebas saja," katanya menpora dan disambut tepuk tangan yang meriah.

Dalam pemberian bonus selain dihadiri oleh sang penerima juga dihadiri oleh perwakilan cabang olahraga. Selain itu, juga dihadiri oleh siswa-siswi Sekolah Olahraga Ragunan. Selain itu, juga siswa-siswa beberapa sekolah yang ada disekitar PP-PON Cibubur.

Saat menerima secara simbolis bonus, para atlet terlihat bangga dan gembira. Tidak ketinggalan atlet difabel Ni Nengah Widiasih. Begitu juga dengan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang kepanggung dengan menggunakan baju seragam berwarna hitam. Sedangkan atlet yang lain dan pelatih menggunakan batik.

"Terima kasih atas cairnya bonus. Saat ini saya belum bisa memutuskan untuk apa bonus ini. Sementara akan saya tabung dulu," kata Sri Wahyuni usai menerima secara simbolis bonus dari Menpora Imam Nahrawi.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026