Logo Header Antaranews Sumsel

DIY Raih emas pertama panahan

Rabu, 21 September 2016 23:01 WIB
Image Print
Logo PON Jawa Barat (Antara/dok.)

Bandung (ANTARA Sumsel) - Provinsi DI Yogyakarta meraih medali emas pertama cabang olahraga panahan melalui pasangan Rahmat Sulistyawan dan Titik Kusumawardhani pada nomor ricurve mix beregu.

Tim panahan Yogyakarta ini mengalahkan pasangan Jawa Timur yang diperkuat salah seorang atlet Olimpiade Rio de Jenairo Riau Ega Agata dan Diananda Choirunisa dengan skor 5-3 pada pertandingan yang digelar di Lapangan Panahan Stadion Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu.

Pertarungan sengit disuguhkan kedua tim yang notabene berlabel atlet timnas.

Yogyakarta mengusung semangat meraih emas karena dari empat nomor sebelumnya hanya kebagian dua perunggu yakni nomor ricurve perorangan putra atas nama Rahmat Sulistyawan dan ricurve beregu putri.

Sementara bagi pasangan Jatim, medali emas pada nomor mix ini sangat berarti untuk menyapu bersih nomor ricurve karena sebelumnya telah meraih emas nomor ricurve perorangan putra, ricurve perorangan putri, ricurve beregu putra, dan ricurve beregu putri.

Pada seri pertama, DIY berhasil unggul satu poin 36-35 setelah menyarangkan dua anak panah ke titik kuning yang menghasilkan poin 10, sementara dua panah lainnya bernilai 8.

Sementara itu, tim Jatim pada seri pertama ini hanya meraih angka sempurna pada panah pertama melalui Diananda, sementara dua panah lainnya bernilai 9 dan satu panah lagi melesat ke titik merah sehingga hanya mendapatkan poin 7. Hasil akhir seri pertama ini 2-0 untuk DIY.

Pertarungan pun berlanjut pada seri kedua meski dalam kondisi hujan lebat.

Kali ini penampilan kedua tim sama baiknya dengan membukukan angka 34-34 sehingga skor masing-masing bertambah 1 menjadi 3-1.

Kondisi imbang ini kembali terjadi pada seri ketiga, masing-masing tim mencetak nilai 10 dari satu anak panah, nilai 9 dari dua anak panah dan nilai 8 dari satu anak panah sehingga poin total yang dikumpulkan sama-sama berjumlah 36. Skor pun hanya berubah menjadi 4-2.

Seakan tidak dapat dipercaya, hasil imbang kembali terjadi di seri keempat.

Penampilan gemilang Rian Ega sejak seri pertama justru ditutup dengan angka 8 pada panah terakhirnya di seri keempat ini.

Kondisi ini justru membangkitkan semangat pasangan Titik/Rahmat yang justru menutup seri kedua dengan dua anak panah bernilai 9.

Berdasarkan hasil ini Jatim harus puas ditempat kedua sekaligus memupuskan ambisinya untuk menyapu bersih nomor ricurve.

Sementara tempat ketiga menjadi milik Kalteng yang mengalahkan Jambi pada perebutan medali perunggu.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026