
Bendungan OKU Selatan berpotensi jadi pembangkit listrik

Palembang, (ANTARA Sumsel) - Bendungan di Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air dan bukan hanya untuk persawahan semata.
Kepala Biro Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Edward Chandra di Palembang, Selasa membenarkan bahwa waduk tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
"Selain fungsi utamanya untuk pengairan persawahan juga airnya dapat digunakan sebagai pembangkit listrik. Ini berarti waduk tersebut memiliki fungsi yang luas yang manfaatnya kini amat dibutuhkan masyarakat Sumsel terutama di pedesaan," kata dia.
Dia mengatakan, memang peran Pemprov Sumsel dalam pembuatan waduk tersebut hanya sebagai penanggung jawab pembebasan lahan sehingga pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya.
Hal ini sesuai dengan UU dan Kepres 71/2012 dimana pengadaan tanah harus dilakukan gubernur dengan membentuk panitia persiapan.
Oleh karena itu Pemprov Sumsel terus memantau perkembangan pembangunan waduk untuk menyukseskan swasembada pangan itu, ujar dia.
Bendungan tersebut akan mampu mengaliri seluas 529 hektare dengan volume air sekitar 110 juta meter kubik.
Sementara jika dimanfaatkan untuk PLTA berkisar 40-60 megawatt (MW). Namun, lanjut dia, yang lebih penting lagi waduk tersebut untuk mengantisipasi banjir yang terjadi selama ini karena bendungan juga berfungsi sebagai resapan.
Bendungan tersebut sekarang ini sedang proses pembebasan lahan karena beberapa waktu lalu pihaknya telah melaksanakan pendataan, tambah dia.
Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
