
Menteri ESDM: saya "indifferent" soal Masela
Selasa, 2 Februari 2016 15:12 WIB

....Saya memberi kepercayaan penuh dan menghormati keputusan Presiden nantinya....
Jakarta, (ANTARA Sumsel) - Menteri ESDM Sudirman Said mengaku bersikap "indifferent" atau acuh tak acuh terkait keputusan pengelolaan Blok Masela di Maluku.
Pasalnya, menurut Sudirman, setelah rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin (1/2) petang, semua argumen mengenai pengelolaan Lapangan Abadi itu telah disampaikan dalam forum tersebut.
"Presiden sangat apresiasi soal keterbukaan rapat kemarin, sehingga Presiden katakan 'dengan begini saya tahu semua pertimbangan-pertimbangan'. Saya sendiri mengambil posisi 'indifferent'. Saya memberi kepercayaan penuh dan menghormati keputusan Presiden nantinya," katanya dalam jumpa pers penandatanganan kontrak tahap II di Balai Kartini, Jakarta, Selasa.
Sudirman menuturkan, posisinya sebagai menteri adalah menjalankan keputusan Presiden pada saatnya nanti.
Presiden Jokowi sendiri mengaku akan memanggil para investor yakni Inpex dan Shell yang menjadi operator pengelolan blok migas tersebut.
"Presiden akan memanggil para investor karena beliau memahami risiko pertama akan dihadapi oleh investor. Sistem 'cost recovery' kan investor mengeluarkan uang sampai dihasilkan. Begitu dihasilkan diperoleh penggantian biaya," katanya.
Mantan Direktur Utama Pindad itu menambahkan, pihaknya tak melihat ada potensi kebuntuan dalam penentuan
"Tugas saya meyakinkan bahwa proses ini berjalan dengan baik. Keputusan dihasilkan dengan rasional. Tentunya yan
Pewarta: Ade Irma Junida
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
