Logo Header Antaranews Sumsel

Legislator minta penanganan asap disikapi serius

Jumat, 6 November 2015 13:24 WIB
Image Print
Ilustrasi - Foto udara kebakaran hutan lindung Sungai Selan Kecamatan Sungai Selan. Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung. (Foto Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/15/den)
....Pemerintah agar lebih tegas dalam menyikapi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Tanah Air....

Palembang, (ANTARA Sumsel) - Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo meminta agar penanganan asap disikapi serius oleh pemerintah dengan penegakan hukum, evaluasi izin yang sudah ada terutama di Sumatera Selatan.

Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo yang juga Wakil Ketua DPP Partai Gerindra menyampaikan hal itu di sela-sela acara bakti sosial yang dilakukan Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Persatuan Istri Anggota Dewan Gerindra (Pindra) dan Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumsel di BKB Palembang dan Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir, Kamis.

Menurut dia, pemerintah agar lebih tegas dalam menyikapi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Tanah Air. Kalau perlu, pemerintah harus mengevaluasi kembali izin pengelolaan lahan-lahan gambut yang ada, ujarnya.

Ia mengatakan, asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumsel kali ini sangat parah. Ke depan masalah ini jangan terulang lagi, kalau perlu izin-izin di lahan gambut dievaluasi kembali.

Ia menuturkan, untuk penanganan masalah kabut asap ini, pihaknya telah memberikan anggaran yang lebih besar kepada Menteri Kehutanan, karena mereka inilah yang diamanahkan untuk mengelola banyak sektor seperti di BP DAS, penanggulangan titik panas, memperkuat infrastruktur di lapangan, polisi hutan diperkuat, kepala dinas diperkuat.

"Apabila semua ini telah dilakukan, maka kebakaran bisa diatasi. Kalau tidak, maka kebakaran hutan dan lahan, hanya akan menjadi proyek tahunan, dan kami tidak mau ini terjadi," tegasnya.

Ia menyatakan, selain memperjuangkan anggaran untuk penanganan hutan dan lahan, Fraksi Partai Gerindra DPR RI sebelum masa reses telah patungan uang Rp12 juta, untuk didedikasikan kepada masyarakat yang terkena dampak kabut asap.

"Dana yang terkumpul itu kita berikan kepada korban kabut asap melalui acara bakti sosial nasional peduli setelah bencana asap Sumatera di Desa Tanjung Batu Seberang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) setelah di Palembang," ujarnya.

Sementara Ketua DPD Partai Gerindra Sumsel Saifuddin Aswari mengatakan selain kabut asap PR besar pemerintah adalah mengatasi masalah harga komoditi pertanian yang terus anjlok, seperti harga karet, sawit dan lainnya.

Sedangkan Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumsel Nopran Marjani menyatakan dalam bakti sosial ini, panitia membagikan 500 paket sembako, paket alat-alat sekolah, obat-obatan berupa tetes mata dan masker.

Sementara Ketua Pindra DPR RI, Himmatul Aliah mengatakan sebelumnya pada masa reses pihaknya menggelar bakti sosial di wilayah-wilayah yang terkena dampak bencana asap, yakni Riau, Jambi, Sumsel, dan Kalimantan Tengah.

Secara teknis, kegiatan ini dilaksanakan dengan membagi-bagikan masker, tabung oksigen, vitamin, obat-obatan, makanan ringan, serta sembako kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Partai Gerindra juga membuka layanan kesehatan dan ambulans di kantor DPD dan DPC yang dapat diakses oleh masyarakat secara cuma-cuma.

"Sebenarnya kegiatan ini sudah dilakukan secara sporadis di setiap DPC selama dua bulan terakhir. Kali ini kami turun langsung untuk berkoordinasi agar penanganan lanjutan terhadap korban asap dilakukan secara tepat," jelasnya.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026