Logo Header Antaranews Sumsel

Program keluarga harapan turunkan jumlah RTSM Palembang

Rabu, 28 Oktober 2015 11:50 WIB
Image Print
Seorang petugas Program Keluarga Harapan (PKH) melayani masyarakat penerima dana PKH tahap II dari Kementerian Sosial RI di Kantor Pos Merdeka Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (11/7) (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)
....Jumlah keluarga miskin di Palembang yang menjadi sasaran Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini mencapai 19.000 RTSM atau sedikit mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya lebih dari 20.000 RTSM....

Palembang, (ANTARA Sumsel) - Program keluarga harapan yang dilaksanakan di Kota Palembang dan daerah Sumatera Selatan lainnya sejak beberapa tahun terakhir mampu menurunkan jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) terutama di ibukota provinsi itu.

Jumlah keluarga miskin di Palembang yang menjadi sasaran Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini mencapai 19.000 RTSM atau sedikit mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya lebih dari 20.000 RTSM, kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan Belman Karmuda di Palembang, Rabu.

Menurut dia, pengurangan jumlah RTSM disebabkan beberapa faktor yakni rumah tangga yang sebelumnya memiliki anak sekolah sekarang sudah tamat, tidak memiliki anak balita lagi, ada yang pindah domisili serta ada pula yang kesejahtreaan meningkat sehingga diputuskan bantuan uang tunai untuk rumah tangganya dihentikan.

Berdasarkan evaluasi penyaluran dana bantuan PKH di tiga wilayah Sumsel yakni Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Banyuasin yang pada awal program ini diluncurkan dijadikan proyek percontohan, perkembangannya menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.

"Program ini memberikan dampak positif dalam mengurangi masalah sosial seperti kurang gizi bagi ibu hamil dan anak balita serta menekan angka putus sekolah anak dari keluarga miskin," ujar dia.

Dia menjelaskan, melihat besarnya manfaat bantuan uang tunai bagi rumah tangga sangat miskin terutama bagi ibu-ibu dan anak, pihaknya berupaya meningkatkan kualitas program tersebut sehingga ke depan mampu mempercepat penurunan angka penduduk miskin di provinsi ini.

Dana bantuan PKH tersebut dibagikan empat kali dalam setahun kepada ibu dan anak dari rumah tangga sangat miskin (RTSM) yang memenuhi persyaratan terkait dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) seperti pendidikan serta kesehatan.

"Setiap RTSM memperoleh bantuan berupa uang tunai dengan jumlah bervariasi berkisar Rp2 juta hingga Rp2,8 juta yang dibagikan secara bertahap empat kali dalam setahun," ujar Sumarwan.

Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melakukan penanggulangan kemiskinan di wilayah kabupaten dan kota.

Tujuan dari PKH itu antara lain dapat mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama dari keluarga yang sangat miskin.

Meningkatkan kondisi sosial ekonomi RTSM, meningkatkan taraf pendidikan anak-anak, meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu hamil, ibu nifas, dan anak di bawah usia enam tahun, serta meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan khususnya bagi keluarga dari RTSM, kata dia pula.



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026