Logo Header Antaranews Sumsel

Federer hadapi Wawrinka di semifinal AS Terbuka

Kamis, 10 September 2015 15:30 WIB
Image Print
Roger Federer (REUTERS)

New York, (ANTARA/AFP) - Juara lima kali Roger Federer tampil gemilang pada Rabu, menaklukkan Richard Gasquet untuk mencapai semifinal AS Terbuka kesepuluhnya, di mana akan berhadapan dengan teman dekatnya Stan Wawrinka.

Petenis 34 tahun itu, yang berupaya menjadi juara tertua di New York dalam rentang waktu 45 tahun, hanya memerlukan 87 menit untuk menaklukkan Gasquet yang merupakan kemenangan ke-15nya dari 17 pertemuan dengan petenis itu, dengan skor 6-3, 6-3, 6-1.

Petenis Swiss itu melepaskan 50 pukulan kemenangan dan 16 ace tanpa menghadapi satu "break point" pun.

Federer belum pernah kehilangan set di turnamen ini dalam lima putaran dan hanya sempat dua kali servenya dapat dipatahkan lawan.

Namun ia akan harus waspada terhadap potensi bahaya yang dimiliki Wawrinka, meski memegang rekor 16-3 dalam sejarah pertemuan keduanya.

Wawrinka mengalahkan dia dalam pertemuan terakhir mereka pada perempat final, pada perjalanannya untuk memenangi gelar Prancis Terbuka pada Juni.

"Saya menghadapi serve-serve keras dari John Isner pada putaran terakhir maka saya merasa pada malam ini saya memiliki sedikit waktu tambahan," kata unggulan kedua Federer.

"Saya tetap agresif dan menikmati permainan."
Sosok lain yang juga menikmati menyaksikan pertandingan di Stadion Arthur Ashe itu adalah Andre Agassi dan Bjorn Borg, serta sejumlah pesohor seperti Justin Timberlake dan Bradley Cooper.

"Stan bermain mengagumkan saat melawan saya di Paris dan saya turut bergembira untuknya karena ia memenangi gelar itu. Ia benar-benar layak menerimanya," tambah Federer, yang memainkan perempat final Grand Slam untuk ke-46 kalinya berbanding penampilan keempat Gasquet.

"Ia bekerja begitu keras dan benar-benar berkembang. Saya gembira dapat bermain melawan dia di sini untuk pertama kalinya. Ini terasa bagus bagi kami dan Swiss."
Wawrinka mencapai semifinal dengan kemenangan 6-4, 6-4, 6-0 atas petenis Afrika Selatan Kevin Anderson.

Wawrinka, unggulan kelima berusia 30 tahun, mengunci tempat di empat besar AS Terbuka keduanya, juga mencapai fase yang sama pada 2013.

"Saya memainkan pertandingan terbaik saya di turnamen ini sejauh ini," kata Wawrinka.

"Melawan Roger, saya akan perlu memainkan penampilan terbaik untuk dapat menang. Ini merupakan tantangan besar, namun saya siap."
Anderson, unggulan ke-15 dan memainkan perempat final Grand Slam untuk pertama kalinya, menyingkirkan unggulan ketiga Andy Murray di putaran sebelumnya.

Perjalanannya terhenti akibat ia melakukan 42 unforced error dan hanya memiliki satu break point saat melawan unggulan kelima Wawrinka, yang meraih kemenangan dalam rentang waktu 107 menit.
Hasil itu menghapus harapan-harapan Anderson (29) untuk menjadi petenis Afrika Selatan pertama di semifinal di New York sejak Johan Kriek mencapainya pada 1980.

Anderson memenangi empat dari tujuh pertemuan terakhirnya dengan Wawrinka, namun ia tampil buruk pada Rabu, kehilangan serve pada game ketujuh set pertama dan game kesembilan di set kedua.

Set ketiga berakhir dalam waktu 25 menit, di mana Anderson hanya memenangi lima point.

"Benar-benar berat di luar sana. Mungkin ada sedikit rasa gugup dengan kesempatan yang ada dan begitu banyak penantian, berganti lapangan," kata Anderson, setelah pertandingan itu dipindahkan dari Ashe ke Stadion Louis Armstrong karena terdapat ramalan cuaca akan turunnya hujan pada malam hari.

"Tentu saja itu adalah sesuatu yang harus Anda hadapi, namun hanya keluar sana dan semuanya terlihat berlangsung dengan sangat cepat." (Penterjemah: Uu.SYS/C/A.R.A Adipati)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026