
Pemprov persiapan maksimal Asian Games 2016

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berjanji bakal menyiapkan Asian Games XVIII di Palembang tahun 2018 secara maksimal meski hanya dipercaya menggelar 11 cabang olahraga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Yusuf Wibowo di Palembang, Selasa, mengatakan janji ini dilatari semangat Sumsel ingin menjadi tuan rumah terbaik di ajang Asian Games mendatang.
"Sumsel tidak mempermasalahkan ketika hanya diberikan 11 cabang olahraga karena yang menjadi perhatian apa dampak yang ditimbulkan Asian Games ini. Jadi, meski sedikit dibandingkan DKI Jakarta, tetap akan memberikan yang terbaik dari sisi arena, hingga infrastruktur penunjang," kata Yusuf seusai menghadiri rapat koordinasi persiapan pemusatan latihan daerah menjelang Porwil di Babel, November 2015.
Ia mengemukakan, pada perhelatan olahraga paling akbar di Asia ini, Sumsel kebagian 11 cabang olahraga di antaranya, voli pantai, triathlon, menembak, softball, dayung, kriket, kayak atau kano, bridge, baseball, sepak bola (penyisihan grup).
"Semua dilaksanakan di Jakabaring Sport City (JSC), kecuali bridge di hotel. Satu cabang olahraga akan dipertandingkan di Bumi Sriwijaya yakni modern pentathlon," kata dia.
Sementara, DKI Jakarta menggelar pertandingan, panahan, akuatik (renang, synchronized, polo air, diving, marathon renang), atletik, bulu tangkis, sepak bola (penyisihan grup), golf, hoki, rugby, tenis dan soft tenis, bola voli indoor, panjat dinding, bola basket, boling, sepeda BMX.
Kemudian, sepeda track, berkuda, judo, kabbadi, karate, kurash, pencak silat, sailing, angkat beban, gulat, wushu, tinju, balap sepeda, anggar, senam, handball, jujitsu, sepak takraw, squash, tenis meja, dan taekwondo.
Lalu, Jawa Barat mendapatkan jatah untuk pertandingan bola basket (penyisihan grup), sepak bola (penyisihan grup) dan handball serta sepeda MTM yang dikonsentrasikan di Bandung, Bogor, dan Bekasi.
"Dari sisi pembagian cabang olahraga sebenarnya Sumsel merasa kurang. Tapi, Sumsel menerima keputusan panitia sembari tetap membuka diri jika ada daerah lain yang menyatakan tidak sanggup," kata dia.
Ia menambahkan, untuk memaksimalkan peran sebagai tuan rumah ini, Sumsel akan membangun LRT (tram) yang nantinya akan memiliki 14 tempat pemberhentian (stasiun) dari bandara hingga ke Jakabaring (tempat keberadaan Kompleks Olahraga Jakabaring).
"Rencananya tram ini akan mulai dikerjakan tahun 2016," ujar dia.
Pewarta: Oleh Dolly Rosana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
