Logo Header Antaranews Sumsel

Nilai tukar rupiah melemah jadi Rp11.946

Kamis, 3 Juli 2014 14:08 WIB
Image Print
Uang rupiah (Foto Antarasumsel.com/14/Feny Selly/Aw)

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi melemah sebesar 34 poin menjadi Rp11.946 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp11.912 per dolar AS.

Analis Monex Investindo Futures Zulfirman Basir di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa dolar AS kembali menguat terhadap mata uang rupiah setelah adanya sinyal dari automatic data processing (ADP) menunjukan perbaikan pada sektor tenaga kerja AS.

"Data ADP menambah sejumlah data 'bullish' bagi dolar AS, mulai dari sektor manufaktur dan penjualan otomotif, yang menguatkan pandangan bahwa perekonomian AS telah pulih dari keterpurukan di kuartal pertama," katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, penguatan dolar AS masih tertahan menyusul sebagian investor yang juga berhati-hati menjelang publikasi hasil kebijakan moneter bank sentral Eropa (ECB) dan data "non-farm payroll" Amerika Serikat nanti malam yang dapat mempengaruhi sentimen pasar keuangan global.

Di lain pihak, dia menambahkan, investor terlihat waspada menjelang pemilu presiden pada 9 Juli mendatang. Dinamika politik yang cenderung memanas diharapkan mereda sehingga tidak mempengaruhi psikologis investor untuk berinvestasi.

"Rupiah mungkin akan diperdagangkan di kisaran Rp11.895-Rp11.985 per dolar AS untuk Kamis ini," katanya.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada menambahkan bahwa pelaku pasar di dalam negeri cenderung mengamankan aset mata uangnya dalam bentuk dolar AS menyusul kondisi politik yang ketat terkait dengan pemilu presiden.

"Kondisi politik yang cenderung panas membuat pasar kembali khawatir dan lebih memilih 'wait and see' dan menjauhi pasar keuangan," kata dia.
(T.KR-ZMF/R. Chaidir)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026