Logo Header Antaranews Sumsel

Korban luka parah disering babi dibantu dermawan

Jumat, 13 Juni 2014 21:56 WIB
Image Print
Korban diseruduk babi hutan mengalami luka parah dirawat di Rumah Sakit Baturaja, mendapat bantuan para dermawan. (Foto Antarasumsel.com/14/E Permana)

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Pelajar Sekolah Dasar warga Desa Sumber Jaya Talang Kemang Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan yang luka parah akibat diseruduk babi hutan pada Rabu (11/6) dirawat di rumah sakit setempat, sekarang mendapat bantuan dari para dermawan.

Sejumlah dermawan membantu meringankan beban Noval (8) bocah yang sudah ditinggal ayahnya sejak dalam kandungan ini mulai berdatangan, kata Imron Hs, Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ogan Komering Ulu (OKU) di Baturaja, Jumat.

Menurut Imron, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Ketua KNPI OKU Selatan, Windya Alhadipuro untuk menghimpun dana guna meringankan beban bagi korban Noval.

"Setelah kita berkoordinasi dengan KNPI OKU Selatan, mereka juga siap menghimpun dana guna meringankan beban Noval" katanya.

Bahkan, mereka sepakat untuk membuka dompet amal bagi korban Noval yang nantinya bekerja sama dengan koran harian lokal akan menghimpun dana dari masyarakat ingin turut membantu penderitaan korban pelajar kelas satu SD itu.

"Kita juga akan bekerja sama dengan Harian lokal untuk membuka dompet amal tersebut. Jadi nantinya bagi warga yang ingin memberikan sumbangan bisa mengirimkan langsung ke Rekening KNPI OKU dan KNPI OKU Selatan atau ke kantor Harian Independent Post" jelas Imron.

Sementara, Ketua KNPI OKU Selatan Windya Alhadipuro yang juga anggota DPRD OKU Selatan dari Partai Golkar mengaku akan mengajak segenap anggota dewan dan anggota KNPI OKU Selatan untuk menyisihkan sebagian uang mereka membantu meringankan beban Noval.

"Karena dia warga OKU Selatan, maka saya akan mengetuk hati para Anggota Dewan dan anggota KNPI OKU Selatan lainnya untuk membantu korban, mudah-mudahan nantinya dana dikumpulkan bisa membantu meringankan beban korban Noval (8).

Sementara, Ny Rohma (36) Ibu Korban saat dikonfirmasi melalu telepon genggamnya (hp) mengatakan kalau saat ini Noval sudah menjalani operasi tahap awal di Sal Bedah RSMH Palembang.

Rohma mengaku, kalau saat ini dirinya beserta keluarga yang ikut ke Palembang sedang dilanda bingung, karena untuk pengobatan luka Noval bisa memakan waktu cukup lama.

Sedangkan untuk biaya saja mereka terpaksa makan nasi satu kali dalam satu hari.

Seperti diberitakan pada Rabu (11/6) korban bersama beberapa temannya sepulang sekolah, di perjalanan tiba-tiba dikejar dan diseruduk babi hutan, dan Noval mengalami nasib naas karena terkena gigitan binatang buas itu di bagian dagu cukup parah sehingga dilarikan ke rumah sakit setempat.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026