Logo Header Antaranews Sumsel

Direktur Pukat UGM moderator debat capres

Senin, 9 Juni 2014 21:01 WIB
Image Print

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Zainal Arifin Mochtar menjadi moderator pada debat terbuka kampanye pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, di Jakarta, Senin.

Debat terbuka pertama kali yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilu 9 Juli 2014 itu disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi swasta.

Moderator menjelaskan tahapan debat terbuka itu yang terdiri atas penyampaian visi dan misi pada tema debat terbuka bertema "Pembangunan Demokrasi Pemerintahan yang bersih dan kepastian hukum" itu, lalu sesi moderator menanyakan pertanyaan kepada masing-masing pasangan capres dan cawapres, kemudian sesi tanya jawab antarpasangan calon, kemudian pernyataan dari masing-masing pasangan.

Zainal memberikan kesempatan pasangan nomor urut 1, Prabowo-Hatta, terlebih dahulu kemudian dipersilakan kepada pasangan nomor urut 2, Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Moderator tidak hanya mengatur lalu lintas pembicaraan dalam debat itu tetapi juga mengingatkan hadirin tertib.

"Saya ingatkan, mohon tidak bertepuk tangan saat peserta debat sedang berbicara agar tidak mengganggu materi yang sedang dibahas. Silakan tepuk tangan saat pembicara selesai," katanya.

Ia menegaskan debat terbuka itu merupakan salah satu sarana untuk mencermati materi yang dikampanyekan agar khalayak dapat memilih salah satu pasangan tersebut.

Doktor Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum UGM itu pernah menjadi tim gugus tugas penyusunan pengadilan tindak pidana korupsi pada 2007.

Selain menjadi dosen Fakultas Hukum UGM Zainal Arifin Mochtar juga dosen Universitas Muhammadiyah dan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Prabowo merupakan alumni pendidikan militer di Akademi Militer Nasional lulusan angkatan 1974, Joko Widodo alumni Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985, Hatta Raja alumni Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung tahun 1973, dan Jusuf Kalla merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin tahun 1967.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026