
Penipuan berdalih foging marak di Baturaja

Baturaja(ANTARA Sumsel) - Penipuan berkedok program pengasapan membasmi nyamuk demam berdarah atau Foging saat ini marak terjadi di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan dilakukan pelaku mengelabui warga untuk mendapatkan sejumlah uang.
Embing (32) warga Karang Sari Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur di Baturaja, Selasa mengatakan bahwa pernah didatangi sejumlah orang yang mengatasnamakan utusan dari Dinas Kesesehatan Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan pendataan terhadap rumah maupun bangunan tempat usaha warga untuk dilakukan foging.
"Pelaku mengatasnamakan dari Dinas Kesehatan dengan menyodorkan seberkas surat keterangan saat melakukan penipuan," katanya.
Selanjutnya kata dia, menjanjikan akan melakukan foging di tempat usaha serta memberikan satu bungkus bubuk abnate, namun korban diwajibkan menyetor uang sebesar Rp25 ribu hingga Rp50 ribu sebagai dana administrasi," ungkapnya.
Dikatakannya, oknum tersebut menjanjikan setelah dua hari dari pendataan, tim mereka akan datang kembali untuk melakukan foging dan hingga hari ini hanya janji belaka tanpa ada realisasi.
"Hampir semua bangunan di sekitar sini didatangi dengan alasan yang sama dan rata-rata telah memberikan uang kepada pelaku," jelasnya.
Hal senada dikatakan Madi (37) warga yang sama mengaku juga didatangi oleh sejunmlah orang dengan modus sama berupa menawarkan program foging dan diwajibkan membayar uang administrasi.
"Aku pikir memang ada program itu, lagi pula kalau malam di kawasan sini populasi nyamuknya cukup banyak, jadi saya percaya saja sama mereka," kata Madi.
Kepala Dinas Kesehatan OKU Saiful Kamal melalui Kabid P2PL Pademi Alamsyah saat dikonfirmasi secara terpisah menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan program foging, terlebih lagi harus membebani warga dengan dana administrasi.
"Kami tidak pernah melakukan program seperti itu, kalaupun ada, program foging pasti kami melibatkan pemerintah setempat," ungkapnya.
Menurut dia, pelaksanaan foging hanya akan dilakukan jika di kawasan tersebut ditemukan dugaan kasus demam berdarah.
Ditegaskannya, kasus penipuan berkedok program foging pernah terjadi di OKU tahun 2011.
Modus pelaku mendatangi sejumlah warga dan badan usaha yang ada di pinggir jalan raya dan melakukan pendataan untuk disertakan dalam program foging, dengan membayar sejumlah uang ditentukan pelaku berhasil menipu ratusan orang warga.
"Kejadian serupa pernah terjadi tahun 2011 di kawasan kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat, namun setelah adanya laporan penipuan itu, kasus tersebut tidak diketahui lagi," ujarnya.
Pewarta: Oleh Edo Permana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
