Logo Header Antaranews Sumsel

Bank Sumsel Babel siap buka 50 ATM

Minggu, 23 Maret 2014 08:36 WIB
Image Print
Direktur Utama PT Bank Sumsel Babel Muhammad Adil. (Foto Antarasumsel.com/14/Dolly Rosana)
...beberapa Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan perkotaan sudah melewati batas normal karena dalam satu hari terpaksa dilakukan beberapa kali pengisian...

Palembang (ANTARA Sumsel) - Bank Sumsel Babel siap membuka 50 gerai Anjungan Tunai Mandiri pada awal April 2014 untuk menyikapi tingginya volume transaksi di kawasan perkotaan.

Direktur Utama PT Bank Sumsel Babel, Muhammad Adil di Palembang, Minggu, mengatakan, beberapa Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan perkotaan sudah melewati batas normal karena dalam satu hari terpaksa dilakukan beberapa kali pengisian.

Berdasarkan data tersebut, maka perusahaan berencana menambah 50 gerai ATM baru, kata Adil.

Dia mengemukakan, pihaknya telah mengajukan permohonan izin terkait hal tersebut ke Otoritas Jasa Keuangan, dan tanggapan pun cukup baik karena pemerintah juga bermaksud mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

"Harapannya, tanpa menunggu lama sudah bisa direalisasikan karena perusahaan memiliki sejumlah target yang harus dicapai pada tahun ini," kata Adil yang mulai bertugas sejak pertengahan Desember 2013 ini.

Penambahan fasilitas bertransaksi itu dimaksudkan untuk menarik minat masyarakat menjadi nasabah tabungan produk pesirah karena mematok peningkatan capaian hingga 20 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara ini, jumlah nasabah tabungan pesirah mencapai sekitar 350.000 orang dengan menyerap dana sebesar Rp5 triliun.

"Selain menambah gerai ATM, perusahaan juga berencana mengubah 12 kantor kas menjadi kantor cabang pembantu untuk memaksimalkan penyaluran kredit," ujar putera daerah Sumsel ini.

Bank Sumsel Babel terus melaju seiring dengan pembenahan internal dan ekternal perusahaan dalam dua tahun terakhir.

Salah satu yang cukup mencolok yakni terjadi penurunan angka rasio kredit bermasalah yang semula sempat 7,9 persen pada Oktober 2012 menjadi 4,7 hingga pertengahan Maret 2014.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026