
Pasokan sapi di Palembang mulai normal

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pasokan sapi dari Lampung ke Kota Palembang mulai normal bahkan rumah potong hewan menerima sampai 50 ekor sapi untuk dipotong, dampak dari tingginya permintaan sumber bahan makanan kaya protein tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kota Palembang Harrey Hadi, Selasa mengatakan, sejak pekan ini pasokan sapi mulai normal.
"Bahkan, permintaan daging sapi cenderung meningkat dari normalnya 40 ekor menjadi 50 ekor per hari," katanya.
Menurut dia, rumah potong hewan (RPH) yang dikelola pihaknya juga telah beroperasi kembali sejak pekan ini.
Peningkatan permintaan daging sapi tersebut karena sampai kini banyak pengolah makanan, seperti tukang bakso dan restoran sengaja menambah stok.
Ia mengatakan, kembali normalnya pasokan sapi dari Lampung setelah terjadi kesepakatan pedagang besar dengan pengecer di pasar tradisional.
"Konsekuensinya, pedagang harus membeli dengan harga lebih mahal sehingga tetap mendapat pasokan sapi," katanya.
Dia menjelaskan, saat ini tidak ada kendala pemenuhan konsumsi sapi bagi masyarakat Kota Palembang.
Pedagang-pedagang di pasar tradisional telah berjualan seperti sedia kalah.
Namun Harrey menambahkan, akibat harga sapi lebih mahal maka penjualan daging langsung ke konsumen juga lebih tinggi.
Kenaikan harga daging sapi di Palembang berkisar Rp10.000 per kilogram atau menjadi Rp100.000 sampai Rp110.000 per kg, katanya.
Pewarta: Oleh: Nila Ertina
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
