Logo Header Antaranews Sumsel

Ratusan buruh datangi Disnakertrans Sumsel

Selasa, 10 Desember 2013 18:09 WIB
Image Print
Sejumlah buruh menunjukkan poster tuntutan pada aksi Gerakan Bersama (GEBER) BUMN yang dilakukan sejumlah buruh yang menamai Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia wilayah Sumatera Selatan di kantor Disnakertrans Sumsel, Selasa (10/12).

Palembang (ANTARA Sumsel) - Ratusan buruh menggelar aksi Gerakan Buruh BUMN dengan mendatangi kantor Disnakertrans Sumatera Selatan di Palembang, Selasa.

Aksi yang sebagian besar pesertanya merupakan buruh outsourcing Pertamina ini menuntut penghapusan sistem outsourcing yang dianggap diskriminatif.

Masa yang berjumlah kurang lebih 200 orang itu kemudian diajak berdiskusi dengan pihak Pertamina dan Disnakertrans sebagai penengah.

Diskusi yang memakan waktu lebih dari satu jam tersebut tidak membuahkan hasil diharapkan oleh para peserta aksi.

Perwakilan Pengurus Korwil Gerakan Buruh BUMN Sumsel yang juga mewakili masa melakukan aksi Rudi Haryanto menegaskan hasil yang tidak membuahkan kesepakatan tersebut karena jumlah masa terlalu sedikit.

"Tanggal 16 Desember mendatang kami akan menggelar aksi Gerakan Buruh BUMN lagi dengan masa yang lebih banyak," katanya.

Ia berharap, penghapusan sistem kontrak dan outsourcing yang seharusnya tidak terjadi di perusahaan seperti Pertamina.

"Pertamina harusnya dilarang mengoper urusan kepegawaian kepada pihak lain, karena itu sangat tidak sesuai," katanya.

Sementara itu HR Pertamina yang hadir dalam perundingan tersebut Irwan mengatakan pihaknya akan membuat tim kecil dengan Disnaker untuk mengakomodir harapan rekan-rekan buruh.

"Hasil itu akan disampaikan dengan pihak manajemen untuk kemudian disampaikan aspirasi rekan semua ke pengambil keputusan di Jakarta, kata dia.

Untuk itu diminta para buruh untuk sabar agar permasalahan ini dapat diselaraskan dengan undang-undang yang berlaku dan semua prosesnya membutuhkan waktu, katanya.



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026