Logo Header Antaranews Sumsel

LPSE Muba terima penghargaan "e-Procurement Award" 2013

Kamis, 21 November 2013 17:47 WIB
Image Print
Bupati Musi Banyuasin diwakili Asisten II, Ir H Sulaiman Zakaria, MT menerima penghargaan nasional untuk kategori akselari penerapan "e-Procurement Award" 2013 yang diserahkan oleh Kepala LKPP Agus Rahardjo pada Rakernas LPSE di Balai Sudirman Jakart
....Diberlakukannya pengadaan barang dan jasa secara online, selain efisien juga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya KKN....

Sekayu, Muba (ANTARA Sumsel) - Walaupun sempat menjadi pemberitaan miring ternyata Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, berhasil meraih penghargaan nasional kategori akselarasi penerapan "e-Procurement Award" 2013 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Ketua LPSE Kabupaten Muba Ir Akmal Edy di Sekayu, Muba, Kamis, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LKPP Agus Rahardjo kepada Bupati Musi Banyuasin yang diwakili oleh Asisten
II, Ir H Sulaiman Zakaria, MT pada Acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LPSE ke-9 di Balai Sudirman Jakarta, Rabu.

Penghargaan ini diberikan kepada Pemkab Musi Banyuasin melalui Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPSE), karena kebijakan Pemkab Musi Banyuasin telah melampui target nasional yang ditetapkan LKPP pada 2013 minimal 40 persen proses pengadaan barang/jasa melalui LPSE.

Pemkab Musi Banyuasin sejak tahun 2012 telah menetapkan target minimal 50 persen proses pengadaan barang dan jasa melalui LPSE.

"Kenyataannya pada 2013 hampir 98 persen proses pengadaan barang/jasa Pemkab Musi Banyuasin telah melalui LPSE," kata pria yang juga menjabat sebagai kepala badan perencanan pembangunan daerah.

Bupati Musi Banyuasin H Pahri Azhari ketika dikonfirmasi terkait penghargaan tersebut merasa bersyukur atas penghargaan yang diberikan.

"Diberlakukannya pengadaan barang dan jasa secara online, selain efisien juga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), karena sistem ini tidak ada peluang antara peserta lelang dengan pejabat terkait untuk bertatap muka," ujar Bupati.

Sementara Kabag Humas Pemkab Muba Dciky menambahkan, Pemkab Muba selain berhasil dalam percepatan penerapan LPSE, juga berhasil menepis anggapan bahwa pengusaha kecil tidak dapat mengakses e-procurement.

"Buktinya, proses pengadaan barang dan jasa secara online di Kabupaten Musi Banyuasin 94 persen dimenangkan pengusaha lokal," pungkasnya. (rel/edi)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026