
Sumsel perbesar modal Asuransi Bangun Askrida

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berencana memperbesar penyertaan modal pada PT Asuransi Bangun Askrida sebesar Rp9,5 miliar, guna mengantisipasi kesempatan untuk melaksanakan tambahan penyertaan modal pada tahun berikutnya.
"Saat ini jumlah penyertaan modal pemerintah provinsi Sumsel adalah sebesar Rp500 juta atau sekitar 0,255 persen dari total modal PT Asuransi Bangun Askrida," kata Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di Palembang, Selasa.
Menurut dia, dividen yang disetor pada tahun 2012 ke rekening kas umum daerah sebesar Rp148,7 juta atau sekitar 29,74 persen.
Ia mengatakan, PT Asuransi Bangun Askrida adalah perusahaan asuransi swasta nasional didirikan tahun 1989 yang dimiliki oleh bank pembangunan daerah (BPD) seluruh Indonesia.
Dalam perkembangannya pada 1996 kepemilikan sahamnya diperluas dengan masuknya pemerintah provinsi seluruh Indonesia, ujarnya.
Ia menyatakan, PT Asuransi Bangun Askrida dalam lima tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang relatif cepat, pada tahun 2008 jumlah asetnya baru sebesar Rp10,4 miliar.
Sementara pada tahun 2012 meningkat menjadi Rp97 miliar lebih serta perolehan laba sebelum pajak pada 2008 sebesar Rp713,1 juta dan tahun 2012 meningkat menjadi Rp5,6 miliar.
Kepemilikan saham pemprov Sumsel per 31 Desember 2012 sebanyak 50 lembar saham dengan nilai Rp500 juta atau sekitar 0,255 persen dari total modal, tuturnya.
Jumlah saham tersebut masih relatif kecil dibandingkan dengan saham pemerintah provinsi lainnya, misalnya Pemprov Sumatera Barat yang memiliki 3.239 lembar saham senilai Rp32,3 miliar atau sekitar 16,515 persen.
Pada rapat umum pemegang saham tahun 2012 Pemprov Sumsel diberi tawaran untuk menambah penyertaan modal hingga minimal mencapai dua persen, dan dengan peningkatan penyertaan modal ini diharapkan lebih meningkatkan kontribusi bagi pendapatan asli daerah, katanya.
Pewarta: Oleh: Susilawati
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
