
Hatta: perlu solusi terbaik terkait mobil murah

...Masukan-masukan dari masyarakat itu bagus untuk didengarkan supaya dapat dicarikan solusi terbaik agar tidak menguras devisa dan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas...
Semarang (ANTARA Sumsel) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan perlu ada solusi terbaik untuk semua pihak dalam penerapan kebijakan pemerintah terkait mobil murah ramah lingkungan atau "low cost green car (LCGC)".
"Masukan-masukan dari masyarakat itu bagus untuk didengarkan supaya dapat dicarikan solusi terbaik agar tidak menguras devisa dan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas," katanya di Semarang, Jumat.
Hal tersebut disampaikan Hatta saat transit di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, sebelum melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekalongan, Provinsi Jateng, untuk menghadiri seminar praktik kebijakan inovatif guna mempercepat dan memperluas pembangunan ekonomi di daerah otonom.
Menurut Hatta, ada tiga hal penting yang harus dilakukan terkait dengan kebijakan pemerintah tentang mobil murah ramah lingkungan.
"Keberadaan mobil murah itu betul-betul memenuhi kriteria untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak kita, mengurangi efek gas rumah kaca, dan mengikuti 'road map' mobil nasional," ujarnya didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Ia menjelaskan, komponen mobil nasional harus terus meningkat hingga 100 persen, dan tidak tergantung terus dengan impor.
"Kita juga harus mengupayakan ini menjadi orientasinya pada ekspor karena, kita bersaing dengan Thailand yang berbasis produksi untuk ekspor," kata politisi Partai Amanat Nasional itu.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengharapkan pemerintah melakukan penghitungan berkaitan dengan "traffic jam" yang akan ditimbulkan dari kebijakan pemerintah terkait dengan mobil murah ramah lingkungan.
"Jangan terlalu 'grusa-grusu' (tergesa-gesa, red), sebaiknya memakai yang domestik saja," ujar politisi PDI Perjuangan ini.
Pewarta: Oleh: Wisnu Adhi N
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
