Logo Header Antaranews Sumsel

DPRD minta BPBD siaga bencana

Senin, 16 September 2013 22:49 WIB
Image Print

Palembang (ANTARA Sumsel) - DPRD Sumatera Selatan meminta badan penanggulangan bencana daerah provinsi setempat untuk selalu siap siaga, menyusul keadaan situasi alam akhir-akhir ini tidak menentu.

"Kami meminta kesiagaan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) untuk selalu siap siaga guna membantu para korban dan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota setempat," kata juru bicara Komisi V DPRD Sumatera Selatan Misliha R pada rapat paripurna di Palembang, Senin.

Menurut dia, keadaan situasi alam akhir-akhir ini tidak menentu, baik itu longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan maupun berbagai kebakaran pemukiman dan lokasi perdagangan.

Komisi V juga meminta peningkatan kemampuan dan ketrampilan para petugas atau aparat penanggulangan bencana alam bersama masyarakat untuk lebih dimantapkan termasuk secara teknis harus dimantapkan, katanya.

Ia mengatakan, upaya preventif harus tetap dilaksanakan guna mencegah dan menanggulangi sebagai bencana alam setiap daerah kejadian.

Masyarakat harus lebih memperhatikan dan memelihara kelestarian lingkungannya, ujar wakil rakyat tersebut.

Anggaran badan penanggulangan bencana daerah Sumsel pada APBD tahun 2013 semula sebesar Rp16,4 miliar, tetapi setelah perubahan menjadi Rp17,2 miliar.

Sementara anggaran untuk Rumah Sakit Dr Ernaldi Bahar Provinsi Sumsel pada APBD tahun 2013 semula sebesar Rp42,6 miliar, sedangkan setelah perubahan menjadi Rp46,2 miliar, tuturnya.

Komisi V meminta agar rumah sakit itu lebih meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang memanfaatkan rumah sakit melalui perbaikan berbagai fasilitas utama air, listrik, kamar perawatan dan pelayanan terhadap pasien termasuk SDM keperawatan harus semakin baik.

Selain itu, dukungan keluarga pasien sangat diperlukan, karena penanganan pasien jiwa membutuhkan perhatian semua pihak dan dukungan masyarakat agar lebih terbuka, sehingga pasien dapat segera sembuh, katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026