
Menu buka khas Palembang di Jalan Ratna

Palembang (ANTARA Sumsel) - Bila anda rindu dengan hidangan menu khas Palembang maka anda harus mencoba mendatangi pasar bedug di Jalan Ratna Palembang untuk mendapatkan aneka lauk pauk khas nan nikmat.
Di pasar bedug ini pembeli dimanjakan dengan pilihan menu maupun hidangan pembuka khas Palembang yang beraneka ragam.
Salah satu penjual lauk-pauk dan hidangan berbuka yang cukup ramai adalah lapak milik Muhammad Nasir.
Di lapak pasar bedug miliknya disajikan aneka macam hidangan khas Kota Palembang seperti brengkes, pindang, ikan gabus,ikan asin patin, pepes belida, nasi minyak, hingga hidangan yang jarang dijumpai seperti mangot.
Semua hidangan yang ada diserbu pembeli dan habis sebelum pukul 17.00 WIB. Diantara kesemuanya tiga macam hidangan yang paling cepat habis adalah pindang telur gabus, nasi minyak, dan daging burung puyuh.
Nasir sendiri mengaku untuk pindang gabus ia memproduksi setiap harinya puluhan kilogram pindang tersebut yang menggunakan 30 kepala ikan gabus bersama telurnya.
Untuk kuahnya mempergunakan bumbu pindang khas palembang yang racikannya disusun oleh keluarganya secara turun temurun. Hasilnya adalah hidangan nikmat rasa kuahnya kuat asam bercampur dengan telur gabus yang khas.
Untuk nasi minyak yang berjualan dibantu keluarga besarnya ini setiap harinya memproduksi empat boks besar wadah nasi.
"Nasi ini selalu habis cepat," ujar pria yang mengaku sudah memasak sejak di bangku SMP itu.
Nasi minyak miliknya dijamin kegurihannya karena dibuat dengan citarasa Palembang yang baik. Nasir tak segan untuk memberikan kismis dan membungkus nasi dengan wadah daun pisang sehingga nasi yang hangat bertambah cita rasanya saat dibuka dari bungkusnya.
Bersama dengan nasi minyak nasir juga menambahkan sambal nanas atau sambal buah yang juga merupakan sambal khas Palembang, tidak sampai di situ ikan asin patin pun turut memperlezat hidangan yang biasanya dijumopai tiap hari jumat atau hajatan tertentu itu.
Daging burung puyuh pun tak kalah nikmat karena di masaknya dengan menggunakan bumbu opor kuning.
"Lebih nikmat lagi bila digoreng saat mau disantap," ujar dia.
Alhasil hidangan ini pun sukses diserbu pembeli sehingga setiap harinya ia harus mempersiapkan 200 ekor burung puyuh untuk dijual.
Masih banyak hidangan lain yang istimewa di lapak ini, bila ingin membuktikan dapat datang ke pasar bedug di jalan ratna dan memilih hidangan lauk palembang yang anda rindui.
Pewarta: Oleh: Feny Selly
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
