
Dolar terus menguat di perdagangan Asia

Tokyo (Antara/AFP) - Kurs dolar terus menguat di perdagangan Asia pada Jumat, didorong indikasi bahwa Federal Reserve AS bisa mulai memangkas skema stimulusnya pada tahun ini, sementara kekhawatiran tentang ekonomi China menghantui para investor.
Dalam perdagangan sore di Tokyo, greenback diambil 97,75 yen, dibandingkan dengan 97,27 yen di New York pada akhir Kamis, ketika indeks Nikkei Tokyo membuang kerugian awalnya menjadi berakhir 1,66 persen lebih tinggi.
"Ini Nikkei. Itu saja," kata seorang dealer senior di sebuah bank besar di Tokyo kepada Dow Jones Newswires.
Mutasi perdagangan dolar-yen dan Nikkei saling terkait karena nilai mata uang mempengaruhi profitabilitas pengekspor Jepang.
Pasar ekuitas global jatuh setelah Ketua Fed Ben Bernanke pada Rabu mengatakan bank bisa mulai mengurangi program pembelian obligasi 85 miliar dolar AS per bulan lebih awal pada tahun ini, jika ekonomi AS terus membaik.
Dengan kurangnya uang tunai tumpah ke pasar keuangan, permintaan untuk dolar naik, sehingga membuat mata uang itu lebih kuat.
Pedagang juga berbondong-bondong ke dolar di tengah kekhawatiran baru tentang perlambatan pertumbuhan di China, ekonomi terbesar kedua di dunia, setelah data manufakturnya buruk.
Pada perdagangan euro, mata uang tunggal itu menguat menjadi 1,3242 dolar dari 1,3223 dolar di New York, sementara itu dibeli 129,39 yen dibandingkan dengan 128,62 yen.
Meskipun euro naik, unit telah tertekan oleh harapan tindakan Fed, sementara kekhawatiran atas resesi zona euro melonjak lagi di tengah kemelut kekawatiran penyelamatan masa depan lembaga penyiaran negara itu.
Credit Agricole menambahkan bahwa "kegiatan usaha yang terkait sektor jasa dan manufaktur (di zona euro) telah terus kontraksi".
"Oleh karena itu, ekspektasi pertumbuhan untuk zona euro secara keseluruhan tidak mungkin meningkat, setidaknya dalam jangka pendek," tambahnya.
Investor akan mengamati pidato oleh Gubernur bank sentral Jepang, Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda pada sore ini, berharap untuk beberapa petunjuk tentang stimulus raksasa milik bank sentral.
"Ini akan menarik untuk mendengar tentang perlakuan pelonggaran moneternya sejauh ini, yang telah menghasilkan perubahan besar dalam yen, pasar saham dan indikator keuangan lainnya," kata National Australia Bank.
Dolar sebagian besar lebih kuat terhadap mata uang Asia-Pasifik.
Unit ini menguat menjadi 31,23 baht Thailand dari 31,03 baht sehari sebelumnya, menjadi 59,68 rupee India dari 59,67 rupee, menjadi 1,2754 dolar Singapura dari 1,2717 dolar Singapura, menjadi 1.155,89 won Korea Selatan dari 1.145,65 won.
Greenback juga naik menjadi 43,97 peso Filipina dari 43,69 peso dan menjadi 30,09 dolar Taiwan dari 30,01 dolar Taiwan.
Dolar merosot menjadi 10.038 rupiah Indonesia dari 10.085 rupiah.
Sementara dolar Australia melemah menjadi 92,23 sen AS dari 92,54 sen dan yuan China diambil 15,91 yen dari 15,83 yen.
Penerjemah: A. Suhendar
Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
