
Bandarlampung Expo digelar hingga 1 Juni

...Bandarlampung Expo 2013 itu resmi digelar di Lapangan Way Dadi, sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun Ke-331 Kota Bandarlampung...
Bandarlampung (ANTARA Sumsel)- Bandarlampung Expo 2013 yang bertujuan memperkenalkan budaya dan kesenian Kota "Tapis Berseri" Bandarlampung agar dapat dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan mancanegara digelar selama sepekan, 25 Mei--1 Juni 2013.
Bandarlampung Expo 2013 itu resmi digelar dalam pembukaan di Lapangan Way Dadi Kota Bandarlampung, Sabtu (25/5) malam, sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun Ke-331 Kota Bandarlampung.
"Kesenian dan pariwisata Bandarlampung harus bisa dikenal sampai ke luar kota, bahkan ke mancanegara," kata Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. saat membuka Bandarlampung Expo 2013.
Dia menegaskan bahwa Kota Tapis Berseri saat ini semakin maju dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang mencapai 444 persen selama tiga tahun terakhir, dari sebelumnya hanya Rp87 miliar, tahun ini telah mencapai Rp336 miliar.
"Dengan dukungan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat, Kota Bandarlampung dapat lebih maju di semua bidang," kata Wali Kota.
Semua lapisan masyarakat, ujar dia, harus dapat membantu memajukan pembangunan daerah agar tercipta kondisi yang lebih baik dari sebelumnya.
Menurut dia, Kota Bandarlampung telah menjadi contoh nasional, antara lain, dengan semakin banyak utusan DPRD kota dan kabupaten di Indonesia yang datang melakukan studi banding untuk mengetahui upaya kota ini meningkatkan PAD.
"Kesehatan gratis dan pembangunan pendidikan di Bandarlampung juga telah menjadi contoh nasional, terutama untuk pendidikan yang tahun ini kuota siswa dari keluarga tidak mampu dapat disekolahkan sudah mencapai 50 persen," katanya lagi.
Wajib Belajar 12 Tahun menurut Herman telah ditingkatkan, sehingga masyarakat kurang mampu dapat menerima pendidikan agar dapat mencapai kondisi perekonomian yang lebih baik, serta pelajaran akhlak telah diwajibkan di setiap sekolah.
Program transportasi massal bus rapid transit (BRT) atau Bus Trans-Bandarlampung, menurut dia, juga sudah menjadi contoh nasional yang tidak disubsidi oleh anggaran daerah, dan akhir Juni 2013 ini pembangunan jalan akan selesai.
Staf Ahli Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bidang Perlindungan dan Keanekaragaman Karya Kreatif Hari Untoro Drajat menyatakan sangat bangga terhadap Bandarlampung yang telah memanfaatkan potensi adat istiadat dan kuliner yang dimiliki untuk pembangunan menuju masyarakat yang lebih modern.
"Adat istiadat dan kuliner serta karya kreatif merupakan bagian dari ekonomi yang berkembang di Bandarlampung, semboyan Sai Bumi Ruwa Jurai mengajak kita bersatu dalam perbedaan untuk menghargai perbedaan menuju keharmonisan," kata dia.
Pemkot Bandarlampung sangat menginspirasi dalam pembangunan karena telah menggali potensi daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, katanya.
Menurut dia, pemerintah sadar bentul pentingnya sektor pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif. Dengan alasan inilah pemerintah menggelar kegiatan tahunan dan mendukung kegiatan di daerah-daerah, termasuk Bandarlampung.
"Sektor pariwisata berperan penting dalam pembangunan ekonomi untuk mempercepat pembangunan nasional," katanya pula.
Ketua Pelaksana Bandarlampung Expo 2013 M. Harun mengatakan bahwa pelaksanaan tahun ini berbeda tanpa pawai budaya yang diganti karnaval gema budaya melibatkan kecamatan dan siswa sekolah.
"Kegiatan ini dapat menarik minat investor dalam menanamkan modal dalam pembangunan di Bandarlampung," katanya lagi.
Kegiatan tersebut juga untuk memberikan motivasi bagi warga dalam pembangunan dan pengembangan kesenian, ujar Harun.
Pewarta: Oleh: Budisantoso Budiman
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
