
Program GP3K Pusri panen raya padi

Palembang (ANTARA Sumsel) - Program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi atau GP3K yang dilaksanakan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang di wilayah Lampung, melaksanakan panen raya pada lahan seluas 992 hektare dengan hasil 6.150 ton padi per hektare.
Direktur Utama PT Pusri Palembang, Musthofa, ketika panen
raya di areal persawahan Kelompok Tani Desa Taman Bogo Kecamatan, Purbolinggo Lampung Timur, Jumat mengatakan luas areal sawah program GP3K di kecamatan tersebut mencapai 1.000 hektare.
Panen raya terealisasi 99 persen dari total luas lahan sawah di kawasan itu pada tahap kedua program GP3K, katanya yang disampaikan kepada Antara melalui siaran pers.
Menurut dia, PT Pusri Palembang di Kabupaten Lampung Timur melaksanakan program GP3K pada lahan persawahan seluas 6.600 hektare.
Sampai kini realisasi panen dari lahan seluas itu mencapai 50 persen dengan rata-rata menghasilkan padi 6,2 ton per hektare.
Ia mengatakan, suksesnya pelaksanaan program GP3K sangat tergantung pada komitmen untuk bersinergi dengan berbagai pihak bukan hanya Pusri, tetapi petani dan juga dukungan dari instansi lainnya.
Pusri berkomitmen meningkatkan kualitas hasil panen guna mendorong kesejahteraan petani.
Sementara Ketua Komite GP3K PT Pusri Palembang Irwan Azis menjelaskan perusahaan pupuk tersebut juga melakukan sejumlah kegiatan untuk mendukung program GP3K, seperti pelatihan kawalan teknologi pada 4.150 petani dan uji coba Cluster Pangan di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan.
Kegiatan itu ditargetkan mampu meningkatkan produksi padi di wilayah itu, ujarnya.
Dia menambahkan, sinergi program peningkatan komoditas pangan itu tentunya akan mampu mendorong produksi padi.
Padi sampai kini tetap menjadi bahan pangan utama bagi bangsa Indonesia, katanya.
Pewarta: Oleh: Nila Ertina
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
