Logo Header Antaranews Sumsel

Lima kabupaten di Sumsel rawan puting beliung

Senin, 15 April 2013 18:15 WIB
Image Print
Ilustrasi - Rumah rusak akibat dihantam puting beliung (FOTO ANTARA)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan sedikitnya ada lima kabupaten dan kota di Sumatera Selatan rawan bencana angin puting beliung, bersamaan menjelang peralihan musim hujan ke kemarau sekarang ini.

Masyarakat yang berada di kabupaten/kota tersebut diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan agar bisa diminimalisir timbulnya korban jiwa dan harta benda, kata Kasi Observasi dan Inormasi Stasiun Klimatologi Kenten (BMKG) Sumsel, Indra Purnama di Palembang, Senin.

Dijelaskannya, pada April 2013 ini telah terjadi beberapa kali bencana angin puting beliung di wilayah Sumsel seperti di Kabupaten Musi Rawas dan Kota Pagaralam.

Bencana angin puting beliung di Kabupaten Musi Rawas terjadi pada Senin malam (8/4) mengakibatkan dua orang warga Kecamatan Muara Lakitan, meninggal dunia akibat ditimpa bangunan rumah, sedangkan bencana di Kota Pagaralam, Sabtu (13/4) mengakibatkan beberapa atap rumah warga setempat roboh namun tidak ada korban jiwa, katanya.

Menurut dia, menjelang peralihan musim hujan ke kemarau sekarang ini diprakirakan sering turun hujan disertai angin kencang atau berpotensi terjadi bencana angin puting beliung yang bisa merobohkan bangunna rumah dan benda lainnya.

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan diperlukan kewaspadaan yang tinggi dengan menghindari berada di sekitar benda-benda atau pohon yang diperkirakan gampang roboh.

Dengan kewaspadaan yang tinggi, diharapkan warga yang berada di daerah rawan terjadinya angin puting beliung dapat melakukan berbagai langkah antisipasi menyelamatkan jiwa dan harta benda jika melihat tanda-tanda akan ada bencana tersebut, ujar Indra.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026