Logo Header Antaranews Sumsel

Hati-hati gunakan losion antinyamuk

Rabu, 3 April 2013 17:53 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto IST)

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Pakar Epidemologi Universitas Indonesia dr Tri Yunis Miko Wahyono mengimbau masyarakat berhati-hati menggunakan losion antinyamuk untuk mencegah penularan demam berdarah dengue karena penggunaan dalam jangka panjang akan berakibat pada kesehatan kulit

"Apabila ditinjau dari produk kimia, semacam losion jika dipakai secara terus-menerus akan menimbulkan iritasi kulit," katanya usai konferensi pers dan diskusi yang bertajuk ""Langkah Pencegahan Demam Berdarah Paling Efektif" di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta, Rabu.

Tri menilai bukan hanya kulit yang akan mengalami iritasi, tetapi juga nyamuk akan resisten terhadap obat yang dipakai untuk mengusirnya.

"Ada dua kemungkinan kalau kita menggunakan losion ataupun 'spray' antinyamuk (obat nyamuk semprot), yaitu kita yang terkena penyakit, seperti iritasi tadi serta nyamuknya yang resisten atau tambah kebal terhadap obat," katanya.

Dia menyarankan agar masyarakat membaca aturan pakai sebelum menggunakan lotion atau obat antinyamuk semprot tersebut.

"Ini juga harus menjadi perhatian pemerintah, yakni pengawasan karena sebagian besar masyarakat pengguna losion yakni masyarakat menengah ke bawah," katanya.

Pernyataan tersebut menanggapi hasil penelitian kualitatif yang dilakukannya yang menyebtukan lotion antinyamuk merupakan cara pencegahan DBD yang paling banyak digunakan masyarakat di Indonesia.

Penelitian yang berjudul "Pola Penggunaan Obat Antinyamuk di Kota Jakarta dan Depok Tahun 2013" tersebut menunjukkan losion antinyamuk merupakan obat paling banyak digunakan masyarakat, kemudian menyusul obat antinyamuk semprot, obat antinyamuk cair dan terakhir obat antinyamuk bakar.

"Menurut opini responden, losion antinyamuk adalah obat antinyamuk yang paling disukai karena harganya terjangkau dan mudah ditemukan di tempat penjualan terdekat," katanya.

Selain itu, Tri menambahkan, faktor lain yaitu cenderung efektif dan tidak terlalu berbahaya untuk kulit.

Dia menyebutkan, menggunakan losion antinyamuk hanya salah satu dari berbagai cara untuk mengendalikan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit menular demam berdarah.

Cara lain, yakni bisa dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan larvasidasi untuk membunuh larva sebelum menjadi nyamuk dewasa.



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026