Logo Header Antaranews Sumsel

Harga emas kembali di atas tingkat 1.600 dolar AS

Selasa, 2 April 2013 05:42 WIB
Image Print
Perhiasan emas harganya semakin berkilau. (FOTO Antarasumsel.com/Yudi Abdullah)
...Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 5,2 dolar AS, atau 0,33 persen, menjadi menetap di 1.600,9 dolar AS per ounce...

Chicago (Antara/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange (NYMEX) berakhir lebih tinggi pada Senin (Selasa pagi WIB), kembali di atas tingkat 1.600 dolar AS.

Pasar emas mendapatkan beberapa dukungan sebagai "safe haven" dari data sektor manufaktur AS yang lebih lemah dari perkiraan.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 5,2 dolar AS, atau 0,33 persen, menjadi menetap di 1.600,9 dolar AS per ounce.

Kontrak emas berjangka yang paling aktif, naik 1,1 persen pada Maret, namun kehilangan 4,8 persen untuk kuartal pertama.

Data pada Senin menunjukkan bahwa laju penjualan dan produksi manufaktur AS melambat pada Maret. Lembaga riset Institute for Supply Management mengatakan indeks manufaktur AS turun menjadi 51,3 persen pada Maret dari 54,2 persen pada Februari.

"Untuk saat ini, emas mendapatkan dukungan dari laporan manufaktur ISM yang lemah," kata seorang analis pasar.

Keuntungan untuk emas pada Senin juga terjadi karena dolar AS melemah. Indeks dolar, yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun menjadi 82,746 pada Senin dari 82,998 pada Jumat.

Pelemahan dolar sering memberikan dukungan untuk harga komoditas berdenominasi dolar seperti emas dan minyak.

Mengingat latar belakang itu, perak untuk pengiriman Mei kehilangan 37,9 sen atau 1,34 persen menjadi ditutup pada 27,944 dolar AS per ounce.



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026