Logo Header Antaranews Sumsel

Lulusan UNY siap menghadapi ASEAN Community 2015

Sabtu, 23 Februari 2013 11:04 WIB
Image Print
...Lulusan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) harus mempersiapkan diri, tidak hanya kompetensi dan kemampuan kreatif, tetapi juga kecakapan berkomunikasi dengan menguasai minimal satu bahasa internasional...

Yogyakarta (Antara Sumsel) - Lulusan Universitas Negeri Yogyakarta harus siap menghadapi ASEAN Community 2015 dengan meningkatkan kemampuan kompetitif, kata Rektor universitas itu Prof Dr Rochmat Wahab.

"Lulusan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) harus mempersiapkan diri, tidak hanya kompetensi dan kemampuan kreatif, tetapi juga kecakapan berkomunikasi dengan menguasai minimal satu bahasa internasional," katanya di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia pada upacara wisuda 1.403 lulusan UNY, prinsip ASEAN Community 2015 adalah "one vision, one identity, one community".

"Hal itu menggambarkan bahwa pada 2015 kita harus siap menjadi satu komunitas ASEAN yang memiliki satu visi dan satu identitas," katanya.

Ia mengatakan, kondisi itu memberikan kemungkinan mobilitas warga ASEAN menjadi lebih bebas dan leluasa dalam satu wilayah ASEAN, bahkan dalam beberapa aspek kebebasan mobilitas dapat terjadi di luar ASEAN.

"Dengan demikian, tidak ada alasan bagi kita untuk menutup diri terhadap warga negara lain yang berada dalam wilayah ASEAN untuk memasuki negara kita atau sebaliknya. Warga Indonesia sebagai warga masyarakat ASEAN juga memiliki kebebasan untuk melakukan mobilitas di wilayah ASEAN," katanya.

Menurut dia, para wisudawan bidang kependidikan telah dibekali keutuhan materi untuk dapat meraih gelar sarjana, magister, dan doktor.

"Dengan bekal kompetensi yang telah dikuasai dan kecakapan adaptasi, kami berharap para wisudawan dapat menyesuaikan diri sebaik-baiknya sehingga dapat berpartisipasi secara optimal dalam pengawalan Kurikulum 2013," katanya.

Ia mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan dinamika sosial mengalami perubahan dan kemajuan yang sangat cepat, terlebih-lebih di era terbuka dan globalisasi dewasa ini.

"Untuk menjadikan upaya pendidikan dapat menunjukkan relevansi tinggi, substansi kurikulum dan metodologi pembelajaran perlu terus dijaga isinya sehingga selalu 'up to date'," katanya.

Sebanyak 1.403 lulusan UNY yang diwisuda itu terdiri atas tujuh lulusan S3, 87 lulusan S2, 1.058 lulusan S1 Kependidikan, 178 lulusan S1 Non-Kependidikan, dan 73 lulusan Diploma Non-Kependidikan.(B015)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026