Logo Header Antaranews Sumsel

Pemkab Bangka akan rekrut petani Sumsel

Rabu, 30 Januari 2013 14:11 WIB
Image Print
Serap teknologi pertanian (FOTO ANTARA)

Muntok (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, pada 2013 akan merekrut petani dari Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, karena untuk menyerap ilmu bercocok tanam padi yang diharapkan mampu meningkatkan produksi dan produktivitas beras.

"Petani lokal butuh bimbingan langsung dari petani yang sudah maju seperti dari Banyuasin, ini akan lebih mudah dalam hal tranformasi tehnologi dibanding dari petugas penyuluh lapangan yang ada," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka Barat, Suhadi di Muntok, Rabu.

Ia menjelaskan, program ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kerja sama antara dua daerah bertetangga yang dilakukan tahun lalu dalam upaya percepatan pembangunan berbagai sektor.

Menurut dia, kerja sama dengan mendatangkan petani atau tenaga kerja sektor pertanian itu nantinya akan dibahas lebih lanjut untuk mendapatkan formula yang pas sehingga saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

"Kami masih cari formulanya, apakah natinya petani itu akan digaji bulanan atau dikontrak selama semusim atau bagaimana. Kami masih pelajari," kata dia.

Menurut dia, pertukaran petani dengan mengirimkan petani lokal ke Banyuasin mungkin juga bisa menjadi alternatif lain untuk meningkatkan kemampuan petani lokal yang selama ini masih bercocok tanam padi secara tradisional.

Dengan adanya program tersebut, menurut dia, diharapkan lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan petani karena ada pembanding langsung di lapangan yang bisa mengoptimalkan potensi lahan dimiliki daerah.

"Selama ini kami menilai produksi dan produktifitas lahan pertanian di Bangka Barat masih minim, hanya menghasilkan gabah kering panen sekitar 2,6 ton per hektare sekali panen setahun, padahal di petani Banyuasin sudah mampu mencapai 5 ton per hektare dan setahun bisa sampai tiga kali panen," kata dia.(ANT)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026