Logo Header Antaranews Sumsel

Harga karet giling tipis Sumsel turun

Sabtu, 22 Desember 2012 11:04 WIB
Image Print
Ilustrasi - Industri pengelohan karet (crumb rubber). (FOTO ANTARA)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga karet giling tipis di tingkat pasar lelang Koperasi Unit Desa Sumatera Selatan, Sabtu tercatat Rp16.385 per kilogram, atau turun dibanding sebelumnya Rp17.089 per Kg.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Sumsel, Benyamin di Palembang, Sabtu mengatakan harga karet giling tipis petani di tingkat pasar lelang Koperasi Unit Desa (KUD) setempat yang dibeli pihak pabrik selama dua pekan terakhir 8-22 Desember 2012 selalu berfluktuasi.

Namun demikian, kata dia, harga karet tersebut selama dua pekan terakhir itu rata-rata masih di atas Rp17.000 per Kg.

Pada 8 Desember tercatat Rp17.089 per Kg, namun beberapa hari kemudian turun menjadi Rp16.385 per Kg, dan harga tersebut bertahan hingga Sabtu ini.

Ia menjelaskan, karet giling tipis melalui pasar lelang KUD tersebut dibeli pedagang pengumpul, setelah itu dipasok ke pabrik di Palembang.

Biasanya karet giling tipis itu, di pabrik sebelum diekspor masih diolah dulu menjadi bahan olah karet (bokar) dengan berbagai kualitas.

Sementara pantauan Antara, karet ekspor Sumsel selain dipasok melalui pasar lelang KUD, juga sebagian didatangkan langsung pedagang pengumpul.

Para pedagang pengumpul itu, datang dari beberapa daerah penghasil, seperti Kabupaten Ogan Komering Ulu, Banyuasin, Musibanyuasin, Muaraenim, Lahat dan Ogan Komering Ilir termasuk dari daerah Kota Prabumulih.

Khusus karet yang dibeli pedagang pengumpul dari petani, diangkut menggunakan mobil truk dipasok ke sejumlah pabrik pengolahan di Palembang, seperti PT Muarakelingi, Sunan Rubber dan PT Remco.

Pantauan di lapangan, sejak tiga hari terakhir pasokan karet dari daerah penghasil lancar, terbukti tiap hari puluhan mobil truk sarat bermuatan karet antrian di halaman pabrik di kawasan Kecamatan Kertapati menunggu giliran transaksi.

Sementara, data Badan Pusat Statistik Sumsel menyebutkan, realisasi ekspor nonmigas daerah tersebut periode Januari-Agustus 2012 tercatat menghasilkan devisa total 2,614 miliar dolar Amerika Serikat, dari total itu paling besar menyumbang devisa masih tetap karet mencapai 2,123 miliar dolar, disusul batu bara 82,509 juta dolar dan produk kayu 19,689 juta dolar AS. (ANT-M033)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026