Logo Header Antaranews Sumsel

Hari AIDS sedunia di Monas

Jumat, 7 Desember 2012 18:22 WIB
Image Print
Ilustrasi HIV/AIDS (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
....Berdasarkan prevalens kasus AIDS per 100.000 penduduk di tingkat provinsi, DKI Jakarta menempati posisi ketiga setelah Papua (pertama) dan Bali (kedua)....

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Pelaksanaan Hari AIDS Sedunia dengan mengambil tema Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV AIDS, yang akan dilaksanakan di sekitar Tugu Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (9/12).

Sekretaris KPAP DKI Jakarta Rohana Manggala, mengatakan sesuai dengan temanya, Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) DKI Jakarta mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam meningkatkan perlindungan bagi perempuan.

"Perempuan sangat rentan terinfeksi virus mematikan ini yang juga dapat berdampak pada anak-anaknya. Tema tersebut juga diharapkan dapat menghapus stigma dan diskriminasi serta meningkatkan partisipasi kaum laki-laki dalam pemenuhan hak reproduksi perempuan," kata Rohana Manggala di Jakarta, Jumat.

Rohana Manggala menambahkan, dalam kehidupan keluarga, suami dan istri perlu ada mutual respect atau saling menghormati dan saling menjaga terutama karena saat ini kasus risiko penularan melalui heteroseksual cenderung meningkat.

"Hal ini berakibat penyebaran HIV AIDS merambah ke populasi ibu dan bayinya," katanya.

Jumlah kasus HIV AIDS pada perempuan umumnya dikarenakan pasangannya memiliki perilaku seksual yang berisiko tinggi. Situasi inilah yang kemudian menempatkan anak pada posisi rentan terinfeksi HIV dari orangtuanya yang terinfeksi dalam proses persalinan, menyusui, dan melalui media lain seperti transfusi darah.

Karena itu, kata dia, saat ini program-program penanggulangan HIV AIDS ditujukan khususnya menyasar pada hak-hak reproduksi dan penguatan posisi tawar perempuan.

"Di mana setiap perempuan berhak mendapatkan informasi dan pelayanan yang cukup mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan dan organ reproduksinya. Hal ini dengan harapan perempuan sadar serta mengerti benar hak reproduksinya," ujar Rohanna.

Merujuk pada data Seksi Surveilans Epidemiologi HIV AIDS Dinas Kesehatan DKI Jakarta, angka kumulatif orang dengan AIDS di DKI sejak virus ini ditemukan hingga September 2012 tercatat 6.299 jiwa.

Sedangkan jumlah kasus AIDS baru di DKI Jakarta sejak Januari 2012 hingga 21 Septermber 2012 adalah 649 kasus dengan angka kematian mencapai 168 jiwa.

Data terakhir Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyuluhan Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Juni 2012, secara kumulatif jumlah kasus AIDS berdasarkan provinsi, DKI Jakarta menempati posisi pertama, disusul Papua, dan Jawa Timur.

Berdasarkan prevalens kasus AIDS per 100.000 penduduk di tingkat provinsi, DKI Jakarta menempati posisi ketiga setelah Papua (pertama) dan Bali (kedua).

Namun demikian, angka tersebut adalah angka kumulatif yang berhasil terdata dari mereka yang memiliki kesadaran untuk melakukan konseling dan tes HIV sukarela atau voluntary counselling and HIV testing (VCT) sehingga diketahui status HIV-nya.(PSO-009)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026