Logo Header Antaranews Sumsel

Peringatan hari pahlawan diwarnai aksi teatrikal

Sabtu, 10 November 2012 12:54 WIB
Image Print
Ilustrasi - Unjuk rasa mahasiswa di Palembang (FOTO Antarasumsel.com/Yudi Abdullah)

Kudus (ANTARA Sumsel) - Puluhan mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) unjuk rasa dengan menggelar aksi teatrikal di Alun-Alun Kudus pada peringatan Hari Pahlawan, Sabtu.

Aksi tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, diawali dengan orasi tentang makna Hari Pahlawan.

Beberapa pengunjuk rasa mengusung spanduk tertuliskan "Arti pahlawan dulu, sekarang, dan selanjutnya".

Aksi teatrikal yang diperankan 17 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa UMK itu juga dilengkapi penggunaan kostum berwarna hitam dan topeng beraneka ragam serta membawa tongkat bambu yang ujungnya terdapat ranting pohon.

Menurut Koordinator aksi, Muhammad Syafii, kostum yang berwarna hitam menandakan semangat juang generasi muda saat ini mulai menurun.

Tongkat bambu yang ujungnya terdapat ranting pohon, katanya, menandakan perjuangan generasi muda untuk meneruskan perjuangan para pahlawan tidak harus mengangkat senjata.

"Kita bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan sesuai dengan kemampuan dan keahliannya masing-masing," ujarnya.

Melalui aksi teatrikal tersebut, katanya, mereka ingin menunjukkan kepada masyarakat luas tentang perjuangan pahlawan antara tempo dulu dengan sekarang.

Ia berharap, generasi muda tidak sekadar mengingat bahwa peringatan Hari Pahlawan digelar setiap 10 November. Akan tetapi, mereka juga harus bisa memaknainya dan mengimplementasikannya.

"Mempertahankan budaya lokal juga bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk perjuangan, karena budaya lokal juga salah satu fondasi untuk mendirikan bangsa," ujarnya.

Selain itu, kata dia, generasi muda juga perlu memahami bahwa ideologi instan merupakan musuh bersama.

Aksi simpati puluhan mahasiswa tersebut berlangsung setelah upacara Hari Pahlawan di Alun-Alun Kudus.

Saat mengheningkan cipta selama 60 detik, petugas Polres Kudus yang diterjunkan sejak pagi juga menghentikan semua pengendara, termasuk penarik becak dan pedagang kaki lima yang kebetulan melintasi Alun-Alun Kudus.

Hal itu untuk mengajak mereka menghormati jasa para pahlawan dengan mengheningkan cipta saat upacara Hari Pahlawan.

Penghentian kendaraan tersebut dilakukan tepat di pertigaan Alun-Alun Kudus yang mempertemukan arus lalu lintas dari Jalan Pemuda menuju Jalan A Yani dan dari Jalan Sunan Kudus menuju Jalan Sunan Muria atau Jalan Jenderal Sudirman. (ANT)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026