
Sumsel perlu ekspansi pasarkan batu bara

....Sumsel sendiri siap menyalurkan bahan tambang itu dengan menggunakan jalur perdagangan internasional yang dimulai dari mulut tambang menuju pintu pelabuhan Tarahan, Lampung....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Provinsi Sumatera Selatan perlu melakukan ekspansi pemasaran batu bara ke kawasan Afrika dan Timur Tengah menyusul penurunan volume ekspor ke China dan negara Eropa sejak awal 2012.
"Sumsel berupaya mencari kawasan lain mengingat pasar tradisional batu bara (China, India, dan Eropa) sedang dihantam krisis ekonomi, jika tidak dilakukan ekspansi maka volume ekspor akan terus menurun karena diprediksi bakal lama," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan Ahmad Mirza, di Palembang, Sabtu.
Upaya itu dilakukan Sumsel dengan menggandeng Direktorat Jenderal Perdagangan Internasional dalam program pariwisata, perdagangan, dan investasi.
Sejumlah negara di kawasan Afrika dan Timur Tengah itu telah disambangi untuk menjajaki kemungkinan mengekspor batu bara pada 2013.
Sumsel sendiri siap menyalurkan bahan tambang itu dengan menggunakan jalur perdagangan internasional yang dimulai dari mulut tambang menuju pintu pelabuhan Tarahan, Lampung.
"Diharapkan upaya ini dapat menolong para pengusaha tambang batu bara swasta yang gigit jari setelah harga anjlok di pasaran internasional," katanya.
Sementara, dunia usaha melirik batu bara sebagai bahan utama membangkitkan tenaga listrik menyusul harga minyak yang melambung.
Sumsel sendiri memiliki sekitar 22,24 miliar ton batu bara atau 48 persen dari total yang terkandung di Indonesia yang tersebar di delapan kabupaten/kota yakni Musi Banyuasin, Banyuasin, Lahat, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ilir, Muaraenim, dan Prabumulih.(Doly)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
