
Warga minta tinjau ulang hujan buatan

Palembang (ANTARA Sumsel) - Sejumlah warga Kota Palembang mengharapkan agar Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin meninjau ulang rencana melakukan hujan buatan untuk mengatasi kabut asap dampak kemarau, karena Oktober 2012 berdasarkan prakiraan BMKG terdapat curah hujan cukup tinggi.
Hujan buatan yang rencanannya dilakukan pada 8 Oktober nanti tidak perlu direalisasikan karena pada Oktober ini curah hujan diperkirakan sudah mulai banyak, kata salah seorang warga Ishadi di Palembang, Jumat.
"Hari Jumat (5/10) sore ini saja hujan turun cukup deras di Kota Palembang, kemungkinan hari-hari berikutnya juga akan turun hujan yang mungkin bisa lebih lebat lagi," ujar dia.
Warga lainnya Ramawan mengatakan, hujan buatan seharusnya dilakukan pada September lalu, karena kondisi kabut asap yang menyelimuti udara Bumi Sriwijaya ini sangat pekat dan mengganggu berbagai aktivitas serta kesehatan masyarakat.
Jika baru bulan ini akan dilakukan hujan buatan sudah terlambat, karena warga sudah terlanjur menderita dan hujan alami sudah mulai banyak turun mengguyur kota tersebut.
Selain momentumnya sudah tidak pas lagi, melakukan hujan buatan merupakan kegiatan yang menghabiskan uang negara saja, lebih baik uang untuk hujan buatan dibelikan bahan makanan atau sembako untuk rakyat, ujar dia.
Selain Gubernur Alex Noerdin menyatakan akan segera melakukan hujan buatan, beberapa waktu lalu Kepala Dinas Kehutanan Sumsel Sigit Wibowo juga menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk menyiapkan hujan buatan mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan dampak musim kemarau panjang sekarang ini.
Selain menyiapkan hujan buatan, guna mengurangi kabut asap yang mulai mengganggu berbagai aktivitas dan kesehatan itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat serta perusahaan perkebunan atau hutan tanaman industri agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam mempersiapkan areal baru, ujar Sigit.
Sementara Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel, Indra Purnama mengatakan, sekarang sepertinya belum perlu dilakukan hujan buatan, apalagi curah hujan pada Oktober ini diprakirakan cukup tinggi.
Curah hujan pada Oktober 2012 diprakirakan cukup tinggi yakni mencapai 150 mm ke atas, karena pada bulan ini memasuki musim pancaroba dari kemarau ke musim penghujan, kata Indra menambahkan. (ANT/Y009)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
