Logo Header Antaranews Sumsel

Warga angkut paksa besi cor perumahan DPRD

Jumat, 14 September 2012 16:07 WIB
Image Print
....Ratusan warga Mangsang mengambil dan mengangkut paksa rancangan besi cor yang akan digunakan untuk membangun perumahan seorang anggota DPRD Kota Batam, Jumat....

Batam (ANTARA Sumsel) - Ratusan warga Mangsang mengambil dan mengangkut paksa rancangan besi cor yang akan digunakan untuk membangun perumahan seorang anggota DPRD Kota Batam, Jumat.

Besi rancangan cor yang sudah siap disemen di Perumahan Puri Agung diangkut ke truk dan dipindahkan ke jalan lintas Mangsang.

"Ini kami lakukan karena sudah lama mengusulkan pembangunan jalan lintas. Tapi, yang dibangun ternyata jalan perumahan anggota dewan," kata Ketua RW II Kelurahan Mangsang, Nurdin.

Ratusan warga bersama perangkat RT dan RW mengangkat dan meletakkan besi itu di jalan yang sudah ditimbun tanah dan pasir.

Akibat pemindahan besi, pekerja yang menjalankan dua alat semenisasi di perumahan yang ditinggali anggota dewan terpaksa berhenti bekerja.

Sementara, dalam pengambilan paksa, tampak mobil dinas Yunus Muda di halaman rumah.

Ibu rumah tangga Mangsang, Yati, mengatakan bahwa warga marah karena menduga alokasi pengecoran jalan yang seharusnya ditempatkan di Jalan Lintas Mangsang, dialihkan ke perumahan anggota DPRD.

"Kalau anggota dewannya seperti ini, kami lebih baik bertindak sendiri. Kami tidak mau menunggu lagi," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Yumasnur mengatakan, rencana perbaikan jalan lintas Mangsang, sudah diusulkan dalam APBD Perubahan.

"Sudah diusulkan di APBDP. Kami tunggu, apakah disetujui atau tidak, karena sekarang masih dalam pembahasan," kata dia.

Menurut dia, rencana pembangunan jalan itu terkendala keterbatasan anggaran sehingga tidak terakomodir dalam APBD murni 2012.

Ia mengatakan, sebagian di Jalan Lintas Mangsang, sudah dikerjakan dengan anggaran sekitar Rp400 juta sepanjang 100 meter.

Mengenai pembangunan jalan di perumahan anggota DPRD, ia mengatakan memang dianggarkan sejak awal.

"Jalan di perumahan itu sudah pernah dilakukan pengembang. Karena rusak lagi, dikerjakan pemerintah," kata dia.(T.Y011/Ant)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026