
Rupiah bergerak menguat 10 poin

...Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta akhir pekan sore bergerak menguat sebesar 10 poin menjadi Rp9.540 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.550 per dolar AS...
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat sore bergerak menguat 10 poin setelah berada dalam tren pelemahan sejak awal pekan.
Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta akhir pekan sore bergerak menguat sebesar 10 poin menjadi Rp9.540 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.550 per dolar AS.
Managing Research Indosurya Asset Management, Reza Priyambada, di Jakarta, mengatakan bahwa optimismenya pelaku pasar uang terhadap bank sentral AS (The Federal Reserve/the Fed) yang akan mengeluarkan kebijakan pelonggaran kuantitatif (QE) tahap tiga mendorong nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS pada akhir pekan ini.
"Pelaku pasar terbagi menjadi dua, sebagian besar pelaku pasar optimis akan ada kebijakan QE tahap tiga, di sisi lain ada yang masih menunggu kebijakan the Fed sehingga peningkatan nilai tukar domestik masih tipis terhadap dolar AS," ujar dia.
Ia mengemukakan, fluktuasi rupiah masih berada dalam kondisi normal, sejauh ini pihak Bank Indonesia juga belum terlihat mengintervensi nilai tukar di pasar uang.
"BI belum mengintervensi rupiah terhadap mata uang asing, mungkin karena rupiah masih dinilai stabil," kata dia.
Analis Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, mengemukakan bahwa cukup kuatnya sentimen negatif global menahan peningkatan nilai tukar domestik terhadap dolar AS.
Dari Jerman, lanjut dia, tingkat pengangguran meningkat dalam lima bulan terakhir, diikuti dengan penundaan rencana Spanyol meminta dana talangan.
"Spanyol berharap bank sentral Eropa (ECB) dapat membantu mengurangi biaya peminjaman atas obligasi Spanyol yang masih mengalami tekanan naik," katanya.
Dari Asia, kata dia, penjualan ritel di Jepang turun dibawah ekspektasi dan manufacturer confidence turun mendekati level terendahnya sejak 2009, sedangkan dari AS consumer spending naik, tetapi lebih lambat dibandingkan ekspektasi, dan inflasi melambat.
Kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat tercatat mata uang rupiah bergerak menguat menjadi Rp9.560 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.573 per dolar AS. (*)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
