Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel perjuangkan pembangunan jalan tol

Kamis, 30 Agustus 2012 08:23 WIB
Image Print
Ilustrasi - Proyek Pembangunan jalan tol Sumatera (FOTO Antarasumsel.com/istimewa)
....Keberadaan jalan tol yang menghubungkan delapan kota besar di Sumatera itu, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian rakyat di daerah ini....

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperjuangkan realisasi pembangunan jalan tol atau jalan bebas hambatan di Sumatera, agar perekonomian daerah semakin berkembang.

Kabag Humas Pemerintah Provinsi Sumsel, Irene Camelyn, di Palembang, Kamis, mengemukakan bahwa Pemprov Sumsel seperti disampaikan Gubernur Alex Noerdin akan terus mendorong realisasi jalan tol di wilayah Sumatera ini, khususnya di jalur lintas timur.

Keseriusan Gubernur Sumsel untuk memperjuangkan jalan bebas hambatan itu, disampaikan kembali saat menjadi pembicara utama Konferensi Para Menteri dan Gubernur Regional Asia Pasifik terkait Pembangunan Infrastruktur yang Inklusif dan Berkelanjutan di Balai Sidang Jakarta, Rabu (29/8).

Gubernur Sumsel itu mendukung sepenuhnya pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera wilayah timur.

"Pembangunan tol lintas timur Sumatera memungkinkan untuk lebih cepat dilaksanakan," kata Alex menjelaskan.

Menurut dia, pada akhir 2012 pembangunan tol ruas Kayuagung ( Kabupaten Ogan Komering Ilir) ke Jakabaring (Palembang) akan dimulai dengan nilai investasi Rp2,22 triliun.

Hingga saat ini, kata Alex, prosesnya masih dalam tahap pembebasan lahan dan penyusunan studi kelayakan.

Dia menegaskan, sejumlah pembangunan ruas jalan tol tersebut akan bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan nantinya masing-masing provinsi memiliki cabang Jasa Marga sendiri-sendiri.

"Dengan kerja sama itu, bisa lebih cepat dari pada mengundang swasta atau menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara," katanya.

Menurut dia, pemerintah pusat juga turut andil dalam beberapa pembangunan jalan, seperti ruas Tebing Tinggi-Binjai.

Tol tersebut akan menghubungkan tujuh dari delapan pusat kegiatan nasional di Pulau Sumatera serta enam pelabuhan, lima bandara, dan jaringan kereta api Trans Sumatera.

Irene menambahkan, keberadaan jalan tol yang menghubungkan delapan kota besar di Sumatera itu, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian rakyat di daerah ini.

Ketersediaan transportasi yang lancar dan memadai, dapat membuat seluruh potensi ekonomi daerah akan berkembang dengan baik, katanya.

Bahkan, kata dia, dengan adanya jalan bebas hambatan tersebut, seluruh potensi daerah bisa diangkut ke pasar dengan harga bersaing.

Pembangunan jalan tol sepanjang 1.980 kilometer tersebut, diharapkan dapat dilaksanakan kerja sama antara pemerintah pusat dan provinsi.

Karena itu, pembangunan jalan yang menghubungkan antarprovinsi perlu segera dilaksanakan supaya perekonomian rakyat semakin meningkat, kata dia.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto sebelumnya mengatakan, tujuan pengembangan infrastruktur tersebut bagian dari percepatan pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.(U005)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026