Logo Header Antaranews Sumsel

Puncak arus mudik kereta api pada H-2

Rabu, 15 Agustus 2012 13:50 WIB
Image Print
Jaka Jarkasih (FOTO Antarasumsel.com/Feny)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Puncak arus mudik dengan jasa kereta api di Sumatera Selatan diprediksi terjadi pada dua hari menjelang Idul Fitri (H-2), kata Suseno petugas Posko lebaran di Stasiun Kertapati, Palembang, Rabu.

Suseno dan juga KaHumas PT KAI Divre III Sumsel Jaka Jarkasih mengatakan, kalau dua hari terakhir ini arus penumpang masih terlihat normal.

Kondisi tersebut, mungkin karena pihak perusahaan jasa angkutan penumpang kereta api (KA) telah memberlakukan kapasitas tiket atau tempat duduk 100 persen tidak ada yang berdiri.

Di samping itu, pihak perusahaan tersebut juga memberlakukan tiket dapat dipesan sejak 90 hari sebelum keberangkatan, sehingga tidak lagi terlihat antrean panjang di muka loket, katanya.

Pemberlakukan sistem tersebut, tujuannya pihak perusahaan penyedia jasa kereta api itu lebih mengutamakan kenyamanan dan keamanan para penumpang yang melakukan perjalanan mudik lebaran.

Mengenai kondisi penumpang yang melakukan perjalanan mudik lebaran menggunakan jasa layanan kereta api, pada Minggu (12/8) sebanyak 1.993 orang.

Selanjutnya pada Senin (13/8) total penumpang meningkat menjadi 2.002 orang dan Selasa (14/8) terjadi penurunan menjadi 1.957 penumpang.

Selanjutnya pada Senin (13/8) total penumpang meningkat menjadi 2.002 orang dan Selasa (14/8) terjadi penurunan menjadi 1.957 penumpang.

Dijelaskan, jasa angkutan penumpang mudik lebaran dari Stasiun Kertapati (Palembang) tujuan Tanjung Karang (Lampung) menggunakan KA Limek Sriwijaya, Ekspres Rajabasa dengan fasilitas kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi.

Sedangkan dari Stasiun Kertapati tujuan Lubuk Linggau (Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan) menggunakan Ka Sindang Marga dan Selero menyediakan kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi.

Ia menambahkan, pihak PT KAI Divre Sumsel selama memberlakukan arus mudik lebaran sejak tujuh hari sebelum dan tujuh hari setelah lebaran, mengupayakan memberikan layanan terbaik dari segi pengamanan mulai dari stasiun serta selama dalam perjalanan hingga sampai ke tujuan.

Sedangkan di stasiun tertentu, petugas juga menyediakan posko kesehatan, bahkan tempat menyusui bayi bagi penumpang yang membawa bayi, katanya. (ANT/M033)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026