
Sopir AKAP dites urine

...Sopir yang membawa mobil bus dan mobil penumpang umum AntarKota Dalam Provinsi (AKDP) dan AntarKota AntarProvinsi (AKAP) tetap harus menjalani tes urine yang telah ditentukan...
Medan (ANTARA Sumsel) - Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Darwin Purba mengatakan, pelaksanaan tes urine tetap dilakukan untuk seluruh sopir armada angkutan jalan yang melayani trayek antarkota.
"Sopir yang membawa mobil bus dan mobil penumpang umum AntarKota Dalam Provinsi (AKDP) dan AntarKota AntarProvinsi (AKAP) tetap harus menjalani tes urine yang telah ditentukan tersebut," katanya di Medan, Minggu.
Kegiatan tes urine ini harus dilaksanakan, menurut dia, tujuannya adalah untuk mengetahui keadaan para sopir yang akan membawa penumpang yang mudik pada Hari Raya Lebaran 2012.
Mengenai kondisi sopir yang membawa bus tersebut juga harus perlu diketahui dengan jelas, karena membawa penumpang.
"Jadi, keselamatan penumpang yang berada dalam bus itu, juga perlu diperhatikan dan jangan sampai terjadi masalah atau hal-hal yang tidak diingini, hanya karena gara-gara sopir," katanya.
Darwin menambahkan, pemeriksaan tes urine yang dilakukan pada sopir yang membawa penumpang Lebaran tahun ini, juga dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Setiap kegiatan pada Lebaran, sopir yang membawa armada angkutan jalan, tetap menjalani pemeriksaan tes urine.Setiap sopir harus bebas dari pengaruh obat-obatan berbahaya dan minuman keras.Juga dilakukan pemeriksaan terhadap kesehatan sopir.
"Ini harus dilakukan terhadap sopir, karena menyangkut keselamatan manusia.Dan sopir tersebut harus benar-benar dalam keadaan sehat dan cukup tidur," ucap Darwin.
Data yang diperoleh menyebutkan, Sebanyak 3.927 moda angkutan bus di Sumatera Utara, telah disiapkan pada Lebaran 2012, sebagai sarana transportasi bagi warga yang akan mudik Lebaran ke berbagai daerah.
Moda angkutan jalan yang dipersiapkan tersebut, yakni Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) antara lain sebanyak 1.121 mobil bus dan 29.146 kursi, 1.712 mobil penumpang umum dan 20.544 kursi.
Kemudian Angkutan Kota Antar-Provinsi (AKAP) sebanyak 1.094 armada dan dengan jumlah 21.880 kursi yang disediakan perusahaan jasa transportasi.
Dinas Perhubungan Sumut sejak dini telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan penumpang mendekati pada Lebaran tersebut.(ANT-M034)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
