
Harga daging masih tinggi

....Harga daging sapi sempat menyentuh Rp100 ribu sebelum Ramadhan, sekarang kembali stabil pada kisaran Rp95 ribu per kg....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Harga daging sapi di Kota Palembang, sejak sepekan terakhir masih bertahan pada kisaran tinggi Rp95 ribu per kilogram.
Muhammad Yunus, pedagang di Pasar Perumnas Palembang, Jumat, mengatakan harga tinggi itu disebabkan permintaaan masyarakat yang meningkat selama Ramadhan.
"Kenaikan harga daging sapi terjadi sehari menjelang Ramadhan, tetelah itu dalam beberapa hari terakhir harga stabil seiring dengan pelaksanaan ibadah puasa umat muslim, artinya terjadi keseimbangan antara pasokan dan permintaan," ujarnya.
Pedagang itu menjual 50-80 kilogram (kg) daging sapi per hari sejak terjadi lonjakan harga.
Menjelang bulan Ramadhan terjadi lonjakan harga seiring dengan peningkatan jumlah permintaan warga dari Rp75 ribu menjadi Rp80 ribu per kg.
"Pada hari pertama Ramadhan harga sudah menyentuh angka Rp90 ribu, kemudian naik secara bertahap hingga Rp95 ribu per kg," ujarnya.
Sementara, Ayung, pedagang pada Pasar Padang Selasa mengatakan kenaikan harga daging sapi itu dikeluhkan sejumlah pedagang karena berakibat pada daya beli masyarakat yang menurun.
Apalagi, harga daging sempat menyentuh Rp100 ribu sebelum kembali stabil pada kisaran Rp95 ribu per kg.
"Boleh naik tapi jangan terlalu tinggi karena akan memberatkan masyarakat. Kami pun kurang bersemangat dalam berdagang karena sepi pembeli," katanya.
Meski terjadi penurunan jumlah pembeli tapi ia tidak membantah sejumlah warga tetap memiliki kemampuan membeli daging sapi itu.
"Walapun mahal tetap saja ada pembeli karena warga berkeinginan menyajikan masakan yang lezat untuk berbuka dan makan sahur, meski hanya membeli 0,5 kg tidak masalah," ujarnya.
Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palembang Yustianus mengatakan harga beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan sejak awal Juni.
"Kenaikan terasa untuk minyak goreng dan gula pada awal Juni lalu, kemudian memasuki Ramadhan lonjakan terjadi pada beras, daging sapi, dan daging ayam," katanya.
Pemerintah kota aktif dalam memantau pergerakan harga di sejumlah pasar tradisional untuk tanggap mengatasi kondisi menjelang Lebaran, katanya.(Dolly)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
