
Harga gas melonjak Rp100.000/tabung

...Merangkak naik hingga Rp100.000 per tabung dari sebelumnya Rp90.000 hingga Rp95.000, sementara gas ukuran tiga kilogram Rp21.000/tabung dari biasanya Rp18.000...
Jambi (ANTARA Sumsel) - Memasuki hari keempat Ramadhan, harga gas elpiji ukuran 12 Kilogram di Kabupaten Sarolangun, Jambi, merangkak naik hingga Rp100.000 per tabung dari sebelumnya Rp90.000 hingga Rp95.000.
Berdasarkan pantauan di Pasar Atas, Sarolangun, Selasa, hampir semua toko di pasar tersebut menaikkan harga jual gas elpiji dengan besaran yang signifikan.
Menurut Ali, salah seorang pedagang gas elpiji yang ditemui mengaku menaikkan harga jual gas dari biasanya Rp95.000 menjadi Rp100.000/tabung ukuran 12 Kg.
Sementara gas ukuran tiga kilogram, dijual seharga Rp21.000/tabung dari biasanya Rp18.000.
Kenaikan ini sudah diperkirakan para pedagang sejak dua pekan lalu, karena memasuki Ramadhan penggunaan elpiji oleh masyarakat dipastikan akan meningkat.
Ali mengaku, kendati harganya naik, persediaan gas, khususnya di sarolangun cukup banyak, masyarakat tak perlu khawatir.
Namun demikian, ia mengingatkan biasanya kebutuhan elpiji melonjak drastis pada saat menjelang lebaran, sehingga pemerintah harus mengantisipasi.
Soal harga jual, selama persediaan mencukupi, biasanya harga jual tidak akan melonjak tinggi, kalau pun naik masih wajar. Yang dikhawatirkan harga tinggi, barangnya tidak ada.
Mahmud, pedagang gas di Pasar Singkut juga mengaku dalam beberapa hari terakhir harga jual gas ukuran 12 Kilogram mengalami dari Rp94.000 menjadi Rp100.000/tabung.
Demikian pula dengan gas ukuran tiga kilogram, saat dijual antara Rp21.000 hingga Rp22.000/tabung dari biasanya Rp18.000/tabung.
Namun demikian, tidak ada gejolak di masyarakat akibat kenaikan harga elpiji itu, karena persediaan masih cukup banyak, katanya. (ANT/KR-YJ)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
