Logo Header Antaranews Sumsel

DPRD berharap kenaikan sembako jangan beratkan warga

Senin, 16 Juli 2012 15:49 WIB
Image Print
Permintaan sembako jelang Ramadhan dan Idul Fitri meningkat (FOTO ANTARA)
....Kenaikan itu berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya masih dalam tahapan relatif bisa dimengerti, karena ini moment setahun sekali....

Palembang (ANTARA Sumsel) - DPRD Sumatera Selatan mengharapkan agar kenaikan harga sembilan bahan pokok jangan memberatkan warga, karena itu diminta pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.

"Kami berharap kepada Kepala Dinas Pasar dan Disperindag untuk melakukan langkah-langkah antisipasi, jangan sampai kenaikan ini terlalu memberatkan masyarakat," kata Ketua Komisi II DPRD Sumsel Budiarto Marsul ketika melakukan sidak ke pasar di Palembang, Senin.

Menurut dia, dari hasil pantauan tadi kenaikan harga sembako sekitar 5-8 persen dan diharapkan tidak memicu gejolak di tengah-tengah masyarakat.

"Kami mengharapkan kepada pemerintah untuk menekan laju kenaikan sembako," katanya.

Sementara apakah perlu dilakukan operasi pasar, ia menyatakan, pihak Disperindag tentunya mempunyai bayangan apakah perlu operasi pasar atau pasar murah.

Berdasarkan pantauan harga di pasar Cinde Palembang rata-rata mengalami kenaikan untuk gula dari Rp11.500 per kilogram menjadi Rp13.500 per kilogram, kemudian daging ayam sebelumnya Rp28 ribu menjadi Rp35 ribu.

Kemudian harga beras, bawang dan kebutuhan pokok lainnya juga mengalami kenaikan mendekati bulan puasa ini.

Sementara Kepala Disperindag Sumsel Nasrun Umar mengatakan seperti yang disampaikan Ketua Komisi II DPRD kenaikan harga sembako itu kisarani delapan persen.

Kenaikan itu berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya masih dalam tahapan relatif bisa dimengerti, karena ini moment setahun sekali.

Pihak Disperindag juga akan melakukan tindakan setiap tahapan secara berkesinambungan dan memberikan pengertian kepada distributor supaya menyalurkan komoditi sembako secara wajar dan dapat diterima masyarakat.

Ia menyatakan, rencananya pada Selasa (17/7) akan meluncurkan pasar murah dalam rangka meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah.

Pasar murah itu rencananya dilakukan di Pelabuhan 35 Ilir Palembang dan nantinya ditindaklanjuti di 15 kabupaten dan kota lainnya di Sumsel, katanya.(Susi)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026