Logo Header Antaranews Sumsel

Jumlah bus ke Musirawas dikurangi

Sabtu, 14 Juli 2012 16:14 WIB
Image Print
Ilustrasi - Jumlah bus penumpang dikurangi (FOTO ANTARA)
....Pengurangan dilakukan dengan meniadakan pemberangkatan pada pukul 16.00 WIB supaya tidak melintasi daerah konplik pada malam hari....

Bengkulu (ANTARA Sumsel) - Jumlah bus penumpang dari Kota Bengkulu menuju Lubuklinggau ibukota Kabupaten Musirawas, kini dikurangi akibat konflik antara warga dengan polisi di Desa Blitar Muka Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Pengurangan dilakukan dengan meniadakan pemberangkatan pada pukul 16.00 WIB supaya tidak melintasi daerah konplik pada malam hari, kata Candra, seorang petugas loket bus di Kota Bengkulu, Sabtu.

Ia menjelaskan, selama ini keberangkatan bus dari Kota Bengkulu menuju Lubuklinggau dilakukan sebanyak lima kali sehari yakni pada pukul 8.00 WIB, 9.00 WIB, 12.00 WIB, 14.00 WIB dan 16.00 WIB.

"Sejak konflik antara warga dan polisi yang mengakibatkan adanya korban tewas, keberangkatan bus pada pukul 16.00 WIB sengaja ditiadakan, sehingga bus tidak melalui daerah konflik pada malam hari dan keamanan penumpang menjadi terjamin," katanya.

Ia mengatakan, saat terjadi pemblokiran jalan oleh warga di Desa Blitar Muka Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong pada Kamis(12/7), rute perjalanan bus terpaksa dialihkan melalui Desa Padang Tepong Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.

"Akibat pengalihan rute, waktu tempuh perjalanan dari Kota Bengkulu menuju Lubuklinggau bertambah dari empat setengah jam menjadi delapan jam, sedangkan biaya tiket penumpang pun dinaikkan dari Rp30.000 menjadi Rp45.000 per orang," katanya.(Ant)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026