
Ribuan warga Palembang ziarah kubra

....Ziarah kubra sendiri merupakan tradisi turun temurun yang diwariskan para ulama pendahulu di Palembang....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Ribuan warga Palembang memulai rangkaian kegiatan ziarah kubra dengan melakukan arak-arakan menuju pemakaman Al Habib Ahmad Syech Shahab dan Sl Habib Aqil Bin Muhammad Bin Yahya di pemakaman Gubah Duku Palembang, Jumat.
Rangkaian haul ziarah Kubra Ulama dan Auliya Palembang Darussalam tersebut berlangsung selama tiga hari dan puncaknya adalah pada Minggu (15/7) yang akan diikuti sekitar puluhan ribu jamaah dan warga Palembang dan luar daerah serta luar negeri seperti Malaysia dan Yaman.
Ustad Abdurrahman Al Habsy, selaku wakil ketua panitia rangkaian Haul ziarah Kubra Ulama dan Auliya Palembang Darussalam menjelaskan bahwa ziarah yang dilakukan setiap tahun menjelang ramadhan itu dari tahun ke tahun jumlah pesertanya bertambah banyak.
"Tahun lalu kegiatan seperti ini dicanangkan wali kota sebagai aset wisata rohani Kota Palembang sehingga acara ini menjadi lebih besar," tukasnya.
Ziarah Kubra merupakan kegiatan yang dirancang ulama kiay pendahulu .
"Tujuannya untuk mengingatkan kita pada akhirat dan mengingat jasa para ulama dalam menumbuhkan cinta pada pendahulu," tuturnya.
Dengan begitu ia meyakini umat Islam dapat mengetahui Palembang Darussalam berjuang menegakkan Islam.
Untuk rangkaian kegiatan ziarah pada Sabtu (14/7) yaitu zikir bersama dan nasehat ulama dari luar negeri dan luar provinsi. Kegiatan ini dimulai di kediaman Al Habib Ahmad Bin Hasan di Karang Panjang 12 Ulu. Kemudian arak-arakan akan bergerak menuju pemakaman Auliya dan Habib Telaga Sewidak lalu berpindah menuju pemakaman Babus Salam Seggaf 16 Ulu.
Usai ziarah di dua tempat tersebut dilanjutkan Haul di kompleks perumahan Alawiyyin As Seggaf yang akan diramaikan warga keturunan arab dan jamaah ziarah Kubra.
Ziarah kubra sendiri merupakan tradisi turun temurun yang diwariskan para ulama pendahulu di Palembang. Ziarah ini pada hari puncak akan menuju ke Pemakaman Pangeran Syarif Ali Syeikh Abubakar, di Kelurahan 5 Ilir Boom Baru kemudian menuju pemakaman Kawah Tengkurep 3 Ilir.
Rangkaian Ziarah ini akan berakhir di pemakaman keluarga kesultanan dan habib Kambang Koci yang merupakan tanah yang cukup luas dan hasil wakaf dari keluarga Sultan Mahmud Badaruddin I. Di tempat itu para jamaah didampingi para ulama membacakan salam ziarah, yasin, tahlil, doa, qasidah, Qiraah Quran, dan Talqinuz Zikir.
Sekretaris Daerah Kota Palembang Husni Thamrin menyambut baik acara tersebut karena rangkaian acara tersebut dapat mewariskan ukhuwah islamiyah untuk diteruskan dan dilestarikan sebagai ajaran Rasulullah. (Feny)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
