Logo Header Antaranews Sumsel

Alex Noerdin keluhkan perusakan atribut kampanye

Rabu, 4 Juli 2012 22:49 WIB
Image Print
H Alex Noerdin salah satu calon Gubernur DKI (FOTO ANTARA)
....Jakarta akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah pada 11 Juli 2012, dan ada enam pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bersaing untuk memperebutkan kursi Jakarta satu....

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Calon Gubernur DKI Jakarta, Alex Noerdin mengeluhkan kasus perusakan spanduk dan atribut kampanye, serta carut marut pelaksanaan kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta seperti adanya pengeroyokan dan penculikan relawan calon tersebut.

"Relawan kami ada yang dikeroyok oleh sekelompok orang bersenjata, dan kondisinya saat ini masih belum pulih," kata Alex saat memberikan sambutan di acara "Penandatangan Prasasti Jakarta Bagus," di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu.

Alex yang juga Gubernur Sumsel itu mengatakan bahwa selain ada insiden pembacokan, dua orang relawan dari Tim Sukses Alex-Nono diculik oleh orang tidak dikenal.

Ia menambahkan, cara-cara tersebut merupakan perbuatan yang salah, dan dia mengajak bagi calon lain untuk menyelesaikan masalah tanpa ada tekanan.

"Jabatan itu adalah amanah dan harus dipertanggungjawabkan," ujar Alex.

Sementara itu, Pemimpin Umum Rakyat Merdeka Online, Teguh Santosa, mengatakan bahwa penandatanganan prasasti itu bukan kontrak politik ataupun kontrak sosial, namun merupakan perwujudan dari kepedulian bukan hanya dari calon, tapi semua pihak untuk Jakarta.

Jakarta akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah pada 11 Juli 2012, dan ada enam pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bersaing untuk memperebutkan kursi Jakarta satu.

Calon-calon tersebut adalah Fauzi Bowo- Nachrowi Ramli (nomor urut 1), Hendardji Supandji-Ahmad Riza (2), Joko Widodo- Basuki Tjahaja (3), Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbini (4), Faisal Basri-Biem Benyamin (5), dan Alex Noerdin-Nono Sampono (6).

Masa kampanye akan berlangsung selama dua minggu mulai 24 Juni hingga 7 Juli 2012.(Ant)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026