
Wajar saja lulusan SD RSBI tanpa tes

....Jika siswa kami diterima tanpa tes adalah sangat wajar, karena mereka lebih unggul dari lulusan SD lainnya....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Sejumlah lulusan Sekolah Dasar Rintisan Sekolah Berstandar Internasional di Kota Palembang, Sumatera Selatan, masuk SMP negeri wajar saja tanpa tes karena memiliki nilai akademik di atas rata-rata.
Informasi dari pihak SD RSBI, di Palembang, Selasa, terdapat 15 orang siswa SDN 87 Kecamatan Seberang Ulu telah diterima menjadi murid SMP Negeri 48 Palembang, dan puluhan siswa SDN 179 Kecamatan Kemuning menjadi murid SMP Negeri 1 Palembang pada tahun ajaran ini.
Kepala Sekolah SDN 87 Palembang, Dwi Sartika Wati, mengatakan para siswa itu menjalani pendidikan berstandar internasional selama enam tahun, sehingga menuai nilai akademik di atas rata-rata.
"Setiap tahun untuk ujian nasional selalu lulus seratus persen, selain itu pasti ada yang diterima tanpa tes pada SMP rayon dan SMP RSBI, seperti SMP Negeri 1 Palembang," ujar dia.
Nilai akademik di atas rata-rata itu didapatkan para siswa sebagai imbas dari penerapan RSBI, seperti pembatasan jumlah siswa dalam satu kelas yang hanya 30 orang, beragam kegiatan ektrakurikuler untuk menampung bakat dan minat, serta pemberian les tambahan.
"Siswa dibina dan dididik berdasarkan standar internasional, sehingga berimbas pada kemampuan para lulusan," kata dia lagi.
Kepala Sekolah SDN 179 Palembang, Maulina, mengatakan pihaknya melakukan penjaringan ketat saat penerimaan siswa baru.
"Bisa dikatakan siswa yang memiliki nilai di atas delapan yang bisa masuk SDN 179, karena satu-satunya sekolah berstandar ISO dan menjadi percontohan di Palembang. Jadi wajar saja jika keluarannya lebih unggul dari lulusan SD lain," ujar Maulina.
Selama menjalani pendidikan di SD RSBI itu, para siswa dituntut menguasai dua bahasa (Indonesia dan Inggris) untuk mata pelajaran IPA dan Matematika.
Selain itu, sejumlah aktivitas lain wajib diikuti para siswa SD itu, seperti kelas multimedia, membaca Alquran (iqro), les komputer, dan les bahasa Inggris.
"Jika siswa kami diterima tanpa tes adalah sangat wajar, karena mereka lebih unggul dari lulusan SD lainnya," ujar dia lagi.
SD RSBI mulai melakukan penjaringan siswa baru pada pertengahan Mei ini atau lebih awal dari sekolah umum lainnya, untuk memberikan kesempatan bagi yang tidak lulus beralih ke sekolah lain.
"Siapa pun bisa mendaftar di sekolah RSBI asalkan memiliki kemampuan akademik dan intelektual. Tidak mengenal miskin atau kaya, karena pemerintah menerapkan subsidi silang dengan memberikan dana bantuan bagi siswa tidak mampu," katanya. (ANT/039)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
