Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel raih tiket kejurnas bridge

Senin, 7 Mei 2012 17:04 WIB
Image Print

Palembang (ANTARA Sumsel) - Sumatera Selatan menjadi provinsi diperhitungkan pada cabang olahraga bridge setelah berhasil meraih tiket Kejuaraan Nasional level A beberapa waktu lalu, kata Wakil Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia Sumsel Masagus Nurholil.

"Sumsel menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan selama satu tahun terakhir karena dilakukan pembinaan secara intensif kepada atlet-atlet senior dan junior," katanya di Palembang, Senin.

Setelah berhasil meloloskan atlet ke PON Riau, kini Sumsel berhasil mensejajarkan diri dengan provinsi yang handal dalam olahraga bridge seperti Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

"Selama ini Sumsel tidak begitu diperhitungkan, kini sudah masuk sepuluh besar tim terbaik di Indonesia," katanya.

Sumsel mendapatkan promosi dari level B ke level A setelah pada Kejuaraan Nasional Antarprovinsi Double Patkawan pada pertengahan April lalu mengalahkan Kalimantan Barat (playoff).

Sementara pada PON mendatang, Sumsel akan diperkuat beberapa pasang atlet, Piskanto-Dodih Firmansyah, Herri Herdian-Herry Zaman, M. Taufiq Effendi-M. Riduan, Paulus Sugandhi-M. Prananta, Mgs. M. Nurholil-Mgs. M. Taufiq, Salvina Rosi-Lida Austinaufa.

"Kini atlet PON menjalani pemusatan latihan daerah dengan menginap di Wisma Atlet Jakabaring. Dalam waktu dekat akan dilakukan uji coba dengan sejumlah kejuaraan terbuka di Pulau Jawa," ujarnya.

Mengenai target pada PON mendatang, pihaknya tidak mau muluk-muluk mengingat mayoritas atlet yang diturunkan berusia junior.

"Kebangkitan bridge Sumsel baru dalam dua tahun terakhir ini, setelah sempat vakum selama beberapa waktu. Kami hanya menargetkan medali dan belum berani bicara emas," katanya.

Sementara, cabang olahraga bridge berkembang di Sumsel menjelang pelaksanaan PON tahun 2004 di Palembang.

Pembinaan atlet yang tidak berkesinambungan menjadi penyebab tidak lolosnya atlet mengikuti PON tahun 2008.

"Sejak berganti pengurus dan diaktifkannya lagi klub-klub akhirnya Sumsel bisa naik level kejuaraan dan meloloskan atlet ke PON," katanya. (ANT/pso-039)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026