Logo Header Antaranews Sumsel

Musi Rawas tanam 18,6 juta pohon

Selasa, 20 Maret 2012 23:45 WIB
Image Print

Musi Rawas, (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatra Selatan, mengklaim saat ini sudah menanam 18,6 juta batang pohon dalam Program Penanaman Satu Miliar Pohon di Indonesia.

"Pencapaian penanaman pohon dalam program OBIT atau penanaman satu miliar pohon saat ini untuk Kabupaten Musi Rawas sudah terealisasi 18.661.366 batang. Realisasinya oleh instansi pemerintah, BUMN, swasta dan masyarakat," kata Kepala Dinas Kehutanan Musi Rawas, Agus Setyono, Selasa.

Realisasi penanaman pohon tersebut kata dia, merupakan bentuk keseriusan daerah dalam menangani kerusakan hutan dan menjaga kelestarian hutan di daerah ini.

Penanamannya dilakukan di lahan kritis, hutan kota dan areal pemukiman terutama dipinggiran jalan dalam 21 kecamatan di daerah itu dengan luasan mencapai 14.258,1 hektare.

Pencapaian dalam penanaman satu miliar pohon ini dilaksanakan secara kelembagaan pemerintah, kemudian pelibatan peran serta BUMN, instansi pemerintah dan ormas dan masyarakat 21 kecamatan.

Selain program pemberdayaan masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan juga dilaksanakan program Kebun Bibit Rakyat (KBR) yaitu penyediaan bibit, pengelolaan hingga penanamannya dilakukan warga.

Program yang dimulai sejak 2009 dan hingga saat ini sudah ada 72 unit KBR, sedangkan pada 2011 dilaksanakan pada 60 unit KBR dengan pembiayaannya berasal dari dari APBN.

Program lainnya ialah pengusahaan hutan khususnya di lahan kritis melalui kemitraan dengan investor untuk program Hutan Tanaman Industri (HTI).

Melalui program ini diharapkan kawasan krtitis dapat teratasi serta mengurangi aksi pembalakkan kayu maupun kebakaran hutan dan oleh personel pengamanan perusahaan HTI, di tengah keterbatasan personel Polhut saat ini.

Luas kawasan hutan di daerah itu saat ini tercatat 603.539 hektare dengan rincian kawasan hutan konservasi 251.252 hektare, hutan lindung 1.842 hektare dan hutan produksi 350.445 hektare.

Perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan HTI di daerah itu tambah dia, saat ini sudah ada empat dengan jenis tanaman kayu mahoni, sengon, kelampaian, jabon, pulai dan jenis lainnya. (ANT/KR-NMD/BSB)




Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026