
Pertamina EP Zona 4 tanam 3.650 pohon pakan gajah sumatera di Musi Rawas

Palembang (ANTARA) - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menanam sebanyak 3.650 pohon secara simultan di Kawasan Hutan Benakat-Semanggus, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Aksi penghijauan ini bertujuan untuk merestorasi habitat dan memulihkan koridor jelajah gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang kian kritis.
"Langkah konkret ini merupakan implementasi dari Biodiversity Action Plan (BAP) Zona 4 untuk memulihkan koridor hijau agar fungsi ekologis area lintas gajah tetap terjaga berkelanjutan," ujar General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto setelah melakukan penanaman simbolis 100 bibit pohon dalam mengawali kegiatan yang dipusatkan di Camp Konservasi Hutan Blok Teras, Senin (22/6).
Jenis vegetasi yang ditanam merupakan tanaman pakan alami mamalia besar tersebut, antara lain gaharu, pulai, bambang lanang, huru, nyamplung, bungur, medang, meranti, merbau, dan merawan. Penghijauan ini mencakup lahan seluas 5,7 hektare di wilayah kerja PEP Pendopo Field.
Djudjuwanto menambahkan bahwa program ini sekaligus mendukung target penurunan emisi karbon (Net Zero Emission) sebagai bagian dari penerapan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG). Melalui program ini, perusahaan berkomitmen membangun harmonisasi agar industri, alam, dan satwa liar dapat berdampingan secara selaras.
Upaya konservasi ini mendesak dilakukan mengingat tingginya intensitas interaksi satwa dengan manusia di bentang alam Benakat-Semanggus yang berbatasan langsung dengan area operasional perusahaan. Berdasarkan data PEP Zona 4, terdapat 33 konflik interaksi antara gajah sumatra dan manusia sepanjang periode 2024 hingga 2025.
Merespons kondisi tersebut, PEP Zona 4 menetapkan gajah sumatra sebagai fitur biodiversitas prioritas dalam rencana strategis BAP 2025–2029. Dokumen tersebut menargetkan pemulihan habitat seluas 28,6 hektare demi mencapai nilai dampak positif neto (Net Positive Impact). Pada 2025, perusahaan telah merestorasi 5,95 hektare lahan dengan tingkat keberhasilan hidup tanaman mencapai 70 persen.

Selain menanam pohon pakan, PEP Zona 4 juga memetakan jalur jelajah, mengidentifikasi sumber pakan alami, memantau habitat, serta mengelola konflik satwa-manusia melalui kolaborasi multipihak.
Inisiatif lingkungan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan. Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumsel menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program ini karena berdampak nyata pada kelestarian satwa sekaligus reduksi emisi karbon daerah.
Aksi pemulihan ekosistem ini terselenggara berkat kerja sama sinergis antara PEP Zona 4, DLHP Sumsel, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Dinas Kehutanan Sumsel, DLH PALI, DLH Musi Rawas, serta PT Musi Hutan Persada (MHP).
Sebagai informasi, PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Pewarta: Pewarta Sumsel
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
