
Aparat Pemerintah perlu ditingkatkan kompetensinya

Palembang, (ANTARA News) - Sumber daya manusia aparat pemerintah khususnya masih perlu ditingkatkan kompetensinya, apalagi proyek "e-government" semuanya berbasis teknologi informasi perlu penyesuaian-penyesuaian.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Literisasi dan Profesi Kementerian Komunikasi dan Informatika Badan Penelitian dan Pengembangan SDM, Prof Dr Gati Gayatri MA menyampaikan itu ketika membuka bimbingan teknis dan sertifikasi "government chief information officer" di Palembang, Senin.
Menurut dia, tidak hanya di Sumsel, tetapi seluruh Indonesia selalu mengalami kesenjangan kemampuan dengan kecepatan perkembangan teknologi.
Upaya pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak hanya menyangkut bidang informasi saja, tetapi juga komunikasi yang ditujukan untuk seluruh sumber daya manusia di Indonesia dan tidak hanya aparat pemerintah.
Ia mengatakan, pengembangan SDM ini ada dari Bappenas sudah punya target pencapaian jumlah aparat pemerintah yang dilatih, dan dari Dirjen Anggaran juga disediakan anggaran khusus pelatihan-pelatihan semacam ini.
Pada tahun 2012 pelatihan untuk "chief information officer" (CIO) ditargetkan sebanyak 500 orang, dan ini sudah dibagi di 10 provinsi di Indonesia, ujar dia.
"Jadi, masing-masing provinsi itu sebanyak 50 orang, tetapi biasanya kita minta dilebihkan dari jumlah tersebut," kata dia.
Sebanyak 10 provinsi itu seperti Batam, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, jadi bergilir nanti sampai 33 provinsi semuanya mendapat kesempatan.
Ia menyatakan, pelatihan seperti itu sudah dilakukan sejak tahun 2009, tetapi belum tersistematis dengan baik dan tahun 2011 baru pelatihannya berdasarkan acuan standar dan disertai ujian sebagaimana diminta Bappenas.
Nanti, ada sertifikat lulus atau tidak dan tentunya bisa menjadi pertimbangan untuk kenaikan pangkat, dan memang pada saatnya semua bersertifikasi.
Target sebanyak 500 orang itu dapat dicapai pada tahun 2012, karena sekarang sudah dilaksanakan di lima provinsi dan rata-rata yang ikut di atas 50 orang, jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Sumsel, Sarimuda mengatakan, kegiatan bimbingan teknis dan sertifikasi CIO ini sangat penting diselenggarakan dalam rangka peningkatan kapasitas, khususnya dalam memperkuat pemahaman tentang berbagai produk peraturan yang berlaku.
Bimbingan teknis dan sertifikasi "government chief information officer" itu diikuti sebanyak 60 orang.(ANT-SUS)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
