
Sumsel mamfaatkan dua ring tinju eks Seag

Palembang, (ANTARA News) - Sumatera Selatan memanfaatkan dua buah ring tinju eks SEA Games XXVI untuk membina atlet-atlet di daerah, kata Ketua Harian Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumsel Daud Rotasi.
"Karena Sumsel menjadi tuan rumah SEA Games lalu dan menggelar pertandingan tinju, maka PB Pertina tidak lagi membawa pulang ring tinjunya dan ditinggalkan di Palembang untuk atlet-atlet Sumsel," kata Daud di Palembang, Selasa.
Menurut dia, mendapatkan dua peralatan pertandingan dan latihan itu menjadi keuntungan tersendiri bagi Sumsel yang menjadi tuan rumah SEA Games XXVI, 11-22 November lalu.
Apalagi, dua ring tinju itu berharga ratusan juga dan tidak tidak setiap provinsi di Indonesia memilikinya.
"Dua ring tinju itu, satu buatan Aiba ( International Boxing Association) dengan harga sekitar Rp200 juta dan satu lagi buatan China dengan harga dibawah seratus. Tentunya ini menjadi suatu keuntungan bagi Sumsel," ujar dia.
Dia menerangkan, kedua ring tinju itu saat ini disimpan di Sasana PT Pusri yang merupakan tempat atlet-atlet Sumsel berlatih.
"Dua ring itu disimpan dalam sebuah gudang dan terjaga keawetannya, seperti jangan sampai digigit tikus atau rusak karena terkena hujan. Ring itu tidak dipakai untuk berlatih tapi hanya untuk bertanding saja," kata dia.
Menurut dia, para atlet Sumsel telah memiliki sebuah ring tinju untuk berlatih di Sasana PT Pusri itu.
"Sayang jika dipakai untuk berlatih karena memang ring bermerek Aiba itu dipakai untuk beragam kejuaraan internasional. Sumsel pun bisa menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat dunia, karena telah memiliki ring tinju merek Aiba," ujar dia.
Dia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Pengurus Besar Pertina untuk membidik beragam agenda nasional dan internasional.
"Sumsel berkeinginan mendapatkan dua atau tiga agenda nasional. Jangan sampai setelah SEA Games, Sumsel tidak dikunjungi lagi atau secara total berhenti menggelar event tinju," kata dia.
Pengprov Pertina Sumsel saat ini sedang menyiapkan atlet berlaga pada PON XVIII di Riau tahun 2012. Sementara ini, terdapat dua atlet yang telah meraih tiket ke PON pada ajang kualifikasi, Live Sonia Karubaba dan Nico Dakosta. (ANT-039)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
